Berita Tabalong

Percantik Taman Poska, Hasil Taman Ini Ternyata untuk Bangun TPA Al Akram

Taman Poska di Desa Pematang Kecamatan Benua Lawas dipercantik. Juga ada sport untuk selfi

Percantik Taman Poska, Hasil Taman Ini Ternyata untuk Bangun TPA Al Akram
banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Taman Poska di percantik. Kini juga ada spot selfi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Untuk lebih memikat hati para pengunjung, pengurus Destinasi wisata mempercantik Taman Poska di Desa Pematang Kecamatan Benua Lawas.

Selain menyajikan pemandangan menarik dengan adanya berbagai macam jenis bunga, saat ini juga ditambah spot untuk berfoto berupa tenda yang memberikan kesan romantis layaknya dekorasi pernikahan.

Pengunjung bisa bersantai di bawahnya yang disediakan untuk duduk dan beristirahat. Di bagian tengah juga terdapat kolam yang rencananya akan diisi dengan berbagai jenis ikan.

Untuk menjaga agar bunga yang ada selalu harum, pihak pengelola selalu melakukan regenerasi sehingga saat bunga mulai layu dan mati sudah ada bibit yang siap tanam kembali.

Baca: LINK www.trans7.co.id! Live Streaming Trans 7 MotoGP San Marino 2019, Seri 13 MotoGP 2019 Malam Ini

Baca: Hasil Moto2 di MotoGP San Marino 2019, Augusto Fernandez Juara, Andi Gilang Berhasil Naik Posisi

Baca: Prof Arief Soendjoto & ULM Kembangkan Budidaya Lebah Berkualitas Tinggi di Desa Batu Tanam

Baca: Kebakaran Kampung Arab Banjarmasin, Damkar Gabungan Terpaksa Sedot Air Got

Saat mengunjungi Taman Poska ternyata para pengunjung juga sekaligus beramal karena sebagian dari hasil pendapatan digunakan untuk pembangunan TPA Al Akram.

Pengelola Taman Poska M Jaini mengatakan Taman Poska merupakan singkatan dari Pondok Seni Kaligrafi Al Akram. Dan sesuai namanya pendapatan dari taman ini digunakan untuk pembangunan TPA dan pendidikan kaligrafi.

TPA Al Akram saat ini memiliki murid 130 siswa dan untuk kelas kaligrafi memiliki 20 orang siswa. M Ajani menambahkan pengelolaan Taman Poska merupakan swadaya dari masyarakat yang memang diniatkan untuk membantu pembangunan TPA sekaligus membantu menambah pendapatan dari warga sekitar.

"Kami kelola secara swadaya dan 10 persen pendapatannya digunakan untuk pembangunan TPA, sisanya untuk anggota dan meningkatkan fasilitas taman," ujarnya.

Saat ini pihaknya menanam tanaman baru karena tanaman bunga hanya bertahan selama empat hingga kima bulan.

Pendapatan dari Taman Poska ini pun cukup fantastis dalam satu bulan terakhir saja sudah bisa mengumpulkan dana kas sekitar Rp 200 juta.

Halaman
12
Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved