Berita Banjarmasin

Relawan Muhammadiyah Bakal Dirikan 6 MCK di Lokasi Kebakaran Alalak Selatan Banjarmasin

Sedikitnya sebanyak 50 relawan yang tergabung dari Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah Disas­ter Management Center

Relawan Muhammadiyah Bakal Dirikan 6 MCK di Lokasi Kebakaran Alalak Selatan Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Relawan Muhammadiyah Kalsel saat berfoto bersama. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sedikitnya sebanyak 50 relawan yang tergabung dari Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah Disas­ter Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalsel berkunjung ke lokasi terdampak kebakaran, Minggu (15/9) pagi kemarin.

Namun tidak sekedar berkunjung melainkan pada kedatangannya kali itu juga sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan berupa sembako serta mendirikan pos psycososial di kawasan Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara Kalsel.

Hasilnya pun cukup positif. Pasalnya tidak sedikit warga terdampak kebakaran baik di RT 5 dan 6 Kelurahan Alalak Selatan Pagi itu yang datang selain ingin mendapatkan bantuan sembako juga memeriksakan kesehatannya.

Baca: Timnas Indonesia Tampil Mengecewakan, Isu Ganti Simon McMenemy Pun Merebak, Begini Tanggapan RD

Baca: Bandara H Asan Sampit Lumpuh, Dari Pagi Hingga Petang Tak Ada Pesawat Yang Mendarat

Baca: Video Ayu Ting Ting & Rozak yang Dianggap Nyinyir pada Istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina Beredar

Fitria misalnya warga RT 5 Alalak Selatan itu pun mengaku banyak-banyak terima kasih atas bantuan yang telah diterimanya. Meski pasca kebakaran beberapa waktu lalu meluluhlantakan rumahnya beserta harta benda, namun kesabaran kini mengiringi.

" Abis semua waktu itu, selain pakaian di badan dan anak-anak berhasil diselamatkan," kenangnya.

Sedangkan M Ridho Muzalda Elfa, selaku koordinator lapangan LPB-MDMC-PWM Kalsel Minggu itu mengatakan ada beberapa bantuan sosial yang pihaknya berikan kepada korban terdampak kebakaran di Alalak Selatan.

Diantaranya pada Minggu tadi selain menyerahkan sebanyak 85 paket sembako makanan, pihaknya juga membagikan berupa uang tunai kepada masing-masing kepala keluarga senilai Rp 100 ribu.

" Sehingga bila ditotal uang tersebut berjumlah Rp 8,5 juta untuk 85 KK. Dan untuk total keseluruhan bantuan yang kami sediakan berjumlah sekitar Rp 24 juta," ungkapnya.

Ridho juga mengatakan rencana bantuan tersebut tidak sampai di situ, melainkan rencananya akan bersifat kontiunitas sekaligus assessment di lapangan oleh pihaknya.

Hal itu untuk mengetahui apa-apa saja yang dibutuhkan para korban terdampak kebakaran untuk pihaknya coba siapkan ke depannya.

" Jadi rencana nanti ke depan, di sini kami akan juga mendirikan pos kesehatan, pos psychososial untuk anak-anak serta dapur umum," jelasnya.

Untuk dapur umum sendiri, tambah Ridho lagi rencananya akan digelar selama dua hari terhitung sejak Senin (16/9) siang besok hingga Selasa (17/9) lusa dengan membagi-bagikan nasi secara gratis.

Selain itu bila tidak ada aral rintangan, untuk program besar pihaknya juga akan berencana mendirikan MCK untuk korban terdampak kebakaran sekitar lima hingga enam buah.

" Maka dari itu, rencana posko sendiri akan berdiri selama satu minggu. Karena itu tadi, untuk proker besarnya kami juga berencana akan mendirikan Sedangkan untuk teknis pembangunan MCK masih kami atur," tutupnya. (banjarmasinpost.co.id/gha)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved