B Focus Urban Life

Batuk dan Sesak Napas, Dinkes Kalsel Banyak Menerima Laporan ISPA Pertengahan Bulan ini

Mulai Agustus pertengahan warga mulai banyak yang mengeluhkan inspeksi saluran pernapasan (ISPA).

Batuk dan Sesak Napas, Dinkes Kalsel Banyak Menerima Laporan ISPA Pertengahan Bulan ini
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (16/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mulai Agustus pertengahan warga mulai banyak yang mengeluhkan inspeksi saluran pernapasan (ISPA).

Kepala Dinkes Kalsel, HM Muslim menjelaskan, kalau di total se Kalsel terdata 20.000 an yang ditengarai ISPA.

Lebih lanjut dia mengatakan, hingga pertengahan bulan ini yang paling banyak laporannya masuk.

Rata-rata warga mengeluh batuk dan sesak napas lantaran sering beraktivitas di luar rumah saat kabut asap.

Dari data yang masuk sementara ini, ada empat kabupaten dan kota yang warganya paling banyak menderita ISPA, yakni Hulu Sungai Utara, Kabupaten Banjar, Tanah Laut dan Kota Banjarbaru.

Baca: Kiat Khusus Roger Danuarta dan Cut Meyriska Bisa Senasib Irish Bella-Ammar Zoni & Syahnaz-Jeje

Baca: Titik Api Terus Bertambah, Jika Asap Masih Ada Status Akan Menjadi Darurat Kabut Asap

Baca: Penampakan Chrisye di Google Doodle Hari Ini, Ini Sosok Penyanyi Legendaris Indonesia Itu

Meski tidak ada sampai rawat inap, Muslim mengimbau agar warga mengurangi aktivitas di luar rumah demi kesehatan.

"Sebab asap sudah mulai ada. udara kita sudah menghawatirkan, sebaiknya warga mengurangi aktivitas di luar rumah," lontarnya

Menurut Muslim, pihaknya memberikan pelayanan kesehatan kepada penderita ISPA, Dinkes Kalsel sudah membuka pelayanan kesehatan selama 24 jam.

Selain itu, Dinkes Kalsel sudah membagikan 35.150 lembar masker yang sudah di bagikan ke Pengedara dan warga yang tersebar di Kalsel.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved