Kisah Anak anak Repatriasi

Cita-cita Aser Menjadi Tentara dan Membawa Orangtua ke Indonesia

Pantauan di SMKN 1 Tanjung, siswa penerima beasiswa repatriasi juga berbaur dengan baik.

Cita-cita Aser Menjadi Tentara dan Membawa Orangtua ke Indonesia
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (16/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pantauan di SMKN 1 Tanjung, siswa penerima beasiswa repatriasi juga berbaur dengan baik.

Mereka pun tetap lancar berhubungan dengan keluarga di Malaysia.

Aser Misa, misalnya, mengaku hampir setiap hari dia menghubungi orangtua melalui telepon untuk memberikan kabar dan menceritakan kesehariannya selama di Tabalong.

“Saya juga melakukan video call untuk mengobati rasa rindu dengan keluarga,” ujarnya.

Aser Misa bersama tiga siswa lain yang juga penerima program repatriasi, yaitu Siti Nur Syitah, Irwandi dan Eka Riyani.

Baca: Bayi Nikita Mirzani Sempat Sekarat Diungkap Rival Elza Syarief, Ngamuk Disebut Mirip Dipo Latief

Baca: Sekolah di Kalsel, Keberadaan Puluhan Anak TKI ini Belum Dilindungi Dokumen Resmi Pemerintah RI

Baca: Mandat Khusus Ahmad Dhani pada El Rumi Terkait Mulan Jameela, Putra Maia Estianty Diminta Ini

Baca: VIRAL Video Ular Piton Raja, Ular Raksasa Ini Hangus saat Kebakaran Hutan Kalimantan, Ini Faktanya

Dia mengaku mudah beradaptasi dan berkomunikasi dengan siswa lain.

“Kadang memang tidak mengerti dengan pembicaraan teman-teman, saat pakai bahasa Banjar. Tapi selalu ada teman yang menjelaskan,” ujar Aser, yang lahir di Sandakan, Sabah.

Menurut Aser, banyak anak seusianya di Sabah yang mengikuti tes untuk mendapatkan beasiswa ini.

“Kebanyakan teman saya yang lain di Sabah tidak melanjutkan pendidikan. Mereka membantu orangtua menjadi buruh perkebunan,” ujarnya.

Aser yang memiliki cita-cita menjadi tentara ini berharap bisa sukses di Indonesia.

“Saya ingin membawa orangtua saya ke Indonesia,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved