Kisah Anak anak Repatriasi

Di SMK 1 Tanjung Setiap Siswa Repatriasi Memiliki Orangtua Angkat yang Juga Guru

Pelaksanaan Program Indonesia Memanggil, kata Kepala SMK 1 Murungpudak Tabalong, Syam Indra Permana, perlu dilengkapi dengan dokumen resmi

Di SMK 1 Tanjung Setiap Siswa Repatriasi Memiliki Orangtua Angkat yang Juga Guru
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (16/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pelaksanaan Program Indonesia Memanggil, kata Kepala SMK 1 Murungpudak Tabalong, Syam Indra Permana, perlu dilengkapi dengan dokumen resmi dari pemerintah Indonesia.

“Saya harapkan mereka bisa mendapatkan dokumen resmi dari Indonesia, sekaligus jaminan kesehatan, karena mereka menempuh pendidikan yang lama,” ujarnya.

Syam mengatakan SMK 1 Murungpudak tahun ini menerima siswa repatriasi sebanyak lima orang.

“Sebelumnya kami menerima 11 siswa,” ujarnya.

Baca: Pertama Kali Masuk Sekolah di SMKN 2 Marabahan, Ada yang Bertanya Apakah Syamsul Kenal Ipin Upin

Baca: Bayi Nikita Mirzani Sempat Sekarat Diungkap Rival Elza Syarief, Ngamuk Disebut Mirip Dipo Latief

Baca: Tanpa Izin Istri, Baim Wong Nekat Temui sang Mantan Pacar, VJ Laissti, Ini Reaksi Paula Verhoeven

Untuk menghemat biaya, lanjut Syam, pihak sekolah membangunkan bedakan untuk mereka di lingkungan sekolah.

“Jika kos di luar akan membutuhkan biaya banyak. Selain itu kami mudah mengawasinya,” ujarnya.

Syam mengatakan, setiap anak memiliki orangtua angkat, yang merupakan guru.

“Jika memerlukan bantuan apapun mereka bisa langsung berkoordinasi dengan guru, termasuk saya,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved