Berita Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Bakal Tata Sungai Blasung, Dianggarkan Rp 500 Juta Sampai Rp 1 Miliar

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin merencanakan menganggarkan penataan Sungai Blasung

Pemko Banjarmasin Bakal Tata Sungai Blasung, Dianggarkan Rp 500 Juta Sampai Rp 1 Miliar
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Bangunan liar di atas Sungai Belasung Kelurahan Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin merencanakan menganggarkan penataan Sungai Blasung RT 03, RT 04, RT 06 dan RT 07. Kelurahan Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah pada 2020 mendatang dengan APBD murni sekitar Rp500 juta sampai Rp1 miliar.

“Perkiraaan anggaran penataan Sungai Blasung pada 2020 mendatang sekitar Rp 500 juta sampai Rp1 miliar, Ingat angka itu belum pasti yaa, tergantung Detail Engineering Design (DED) dari penataan Sungai Blasung. Kan DED-nya belum selesai karena masih dalam proses,” tegas Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbulwathoni ST, Senin (16/9/19).

Menurutnya, DED dari penataan Sungai Blasung dianggarkan pada APBD perubahan 2019 ini.

Untuk DED penataan Sungai Blasung diangggarkan Rp100 juta pada APBD perubahan 2019.

Baca: Kekayaan Sebenarnya Farhat Abbas Dibongkar Sunan Kalijaga, Patahkan Tudingan Hotman Paris & Nikita?

Baca: Satu Kesalahan Fatal Gading Marten Hingga Diceraikan Gisella Anastasia Diungkap ke Ussy & Andhika

Baca: Palangkaraya Diprediksi Kabut Asap Pagi, Siang dan Malam, Inilah Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Besok

Sungai Blasung akan ditata, terutama bantaran sungainya dan sungainya akan dikeruk. Nah, di atas bantaran sungai Blasung akan dibangun juga jalan darurat, jembatan kecil penyeberangan dan sejumlah taman.

“Kita ingin Sungai Blasung itu bisa berubah tidak seperti saat ini yang terkesan kumuh. Pemko ingin Sungai Blasung menjadi sungai percontohan di tengah kota,” katanya.

Lebih lanjut penataan Sungai Blasung saat ini pada sungai besarnya dan anak-anak sungai juga akan ditata. Untuk bangunan liar di atas anak sungai kecil Sungai Blasung itu sekitar 40 buah, seperti dapur warga akan dibongkar pada 2020 mendatang.

“Sebanyak 40 bangunan liar di atas anak-anak sungai blasung itu termasuk jamban, toilet dan dapur warga,” katanya.

Bidang sungai, sambung Toni, sudah bekerjasama dengan bidang Cipta Karya Dinas PUPR untuk pembuatan toilet umum dan bisa diakomodir pembuatan toilet umum. Sepanjang warga menyetujui lahannya dibangun toilet umum, maka Pemko akan segera membangunkannya.

“Anggaran untuk pembongkaran bangunan itu ada dinas perkuminan wilayah (Perkim). Untuk penataan Sungai Blasung akan diketahui setelah DED. Semua kebutuhan penataaan Sungai Blasung akan tertuang dalam DED. Diperkirakan anggaran penataan Sungai Blasung sekitar Rp 1 milliar,” katanya.

(Banjamasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved