Berita Banjarbaru

Dakwah PPA Di Balik Jeruji Penjara, Diharapkan Warga Binaan Keluar Bisa Jadi Dai.

Sebanyak 200 Warga Binaan dari Lapas Kelas III Banjarbaru mengikuti Public Class Pola Pertolongan Allah, Selasa 17 September 2019.

Dakwah PPA Di Balik Jeruji Penjara, Diharapkan Warga Binaan Keluar Bisa Jadi Dai.
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Kepala Lapas Banjarbaru, Abdul Aziz bersama relawan PPALC Banjarmasin ketika berdakwah bersama warga binaan di Lapas Banjarbaru, Selasa (17/9 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 200 Warga Binaan dari Lapas Kelas III Banjarbaru mengikuti Public Class Pola Pertolongan Allah, Selasa 17 September 2019.

Sebuah kelas pembelajaran khusus tentang bagaimana mengundang pertolongan Allah dalam menyelesaikan permasalahan hidup yang dihadapi sehingga para warga Binaan diharapkan dapat  mengetahui solusi secara Islami bagaimana menyelesaikan permasalahan  dengan  mudah melalui pertolongan-Nya.

Acara yang diinisiasi oleh komunitas pola pertolongan Allah learning center Banjarmasin ini sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial bertujuan untuk mengajak sebanyak mungkin orang untuk lebih dekat dengan Allah dan menjadikan Allah satu-satunya sebagai tempat pertolongan.

Menurut ketua PPALC Banjarmasin Noreszha warga  binaan ini dipilih karena mereka perlu bekal tauhid kembali ke jalan Allah sehingga setelah kembali ke masyakat diharapkan mereka lebih baik dan membaur dengan postif ke masyarakat.

Baca: Fakta Terungkap Pasca Tiga Setia Gara Bongkar Isi Chat Nikita Mirzani, Seteru Elza Syarief Ucap Ini

Baca: Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra, Astra Daihatsu Berikan Promo Angsuran Rp 2,5 Juta Per Bulan

Baca: Barito putera vs Bhayangkara : Adu Strategi Dua Pelatih Baru

Baca: LIVE SCTV! Link Live Streaming Inter Milan vs Slavia Praha Liga Champion 2019, Cek Vidio.com

Selain menggelar baksos di Lapas Banjarbaru Komunitas PPALC Banjarmasin juga menggelar piknik bareng anak yatim pada akhir September 2019 puluhan anak yatim akan di ajak wisata edukasi di amanah park borneo.

Komunitas PPALC Banjarmaisn adalah kumpulan dari para alumni yang mengikuti kelas PRivate PPA, mereka membentuk kumpulan dan membuat program kegiatan berupa syair Islam dan berbagi kepada sesama yang memerlukan.

Bertempat di mesjid Al- Ikhlas Lapas kelas III Banjarbaru, warga binaan duduk lesehan dalam suasana keakraban mengikuti public class pola pertolongan Allah.

Tak sedikit dari mereka tampak larut dalam kekhusyukan saat mendengar tausiyah yang disampaikan oleh ustadz Aby Naya.

"Saya memang terjerumus sabu-sabu awalnya. Namun saya Bertekad kalau keluar ingin jadi Dai, tau at seluruhnya menjadi muslim seluruhnya," ujar Tarhim yang namanya disamarkan.

Kepala Lapas Banjarbaru, Abdul Aziz, menyambut baik kegiatan PPALC Banjarmasin dalam membina ilmu keagamaan warga binaan.

Baca: Modifikasi Cuaca Dilakukan di Kalselteng, Pesawat CN-295 Siap Beroperasi Tabur Garam

Baca: Pembunuh Bocah 10 Tahun di HST Diduga Alami Gangguan Jiwa, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Baca: Ancaman Lucinta Luna Pasca Dibentak Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier dan Boy William Ikut Disebut

"Tentunya saya di Lapas ini merasa terbantu dari kegiatan PPALC dan selaras dengan kegiatan pembinaan keagamaan kami di Lapas. Disamping kegiatan rutin keagamaan yang dilaksanakan di dalam lapas kami juga setiap minggunya juga ada kegiatan keagamaan di Masjid dalam lapas ini, " kata dia.

Abdul Aziz berharap dengan adanya intensif ya kegiatan agama kepada warga binaan diharapkan warga binaan usai dari Lapas juga bisa jadi Dai.

"Total di Lapas ini ada 1766. Ini masih yang kami oibatkan 200, biasanya kami juga ada kegiatan pembinaan keagaamaan secara komunal yang lokasinya bisa di lapangan," kata Kalapas. (banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved