Berita Tanahbumbu

Dana Pembangunan Jembatan Pulaulaut, Tanbu Sanggup Hanya Rp 30 Miliar, ini Kata Ketua Dewan

Soal sharing dana rencana pembangunan jembatan penghubung Pulaulaut dengan Pulau Kalimantan yang sempat berpolemik di internal DPRD Tanahbumbu

Dana Pembangunan Jembatan Pulaulaut, Tanbu Sanggup Hanya Rp 30 Miliar, ini Kata Ketua Dewan
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Ketua DPRD Tanahbumbu H Supiansyah ZA, SE.MH 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Soal sharing dana rencana pembangunan jembatan penghubung Pulaulaut dengan Pulau Kalimantan yang sempat berpolemik di internal DPRD Tanahbumbu sedikit mereda.

Pihak DPRD menyatakan kesanggupan terkait, namun tetap meminta besaran dibebankan ke Tanahbumbu lebih kecil dari Rp 250 miliar.

"Rp 250 miliar selama lima tahun. Jadi bukan menolak, tapi kami sanggupnya sekitar Rp 30 miliar khususnya untuk tahun 2020," kata Ketua DPRD Sementara H Supiansyah ZA.SE.MH kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (17/9/2019) kemarin.

Menurut Supiansyah, bukan tanpa alasan meminta sharing dana tahun pertama (2020) tidak sebesar Rp 50 miliar yang dibebankan ke pemerintah daerah Tanahbumbu, namun diputuskan kesanggupan Tanahbumbu hanya Rp 30 miliar.

Baca: Tangisan Elza Syarief Cerita Efek Buruk Pasca Dilabrak Nikita Mirzani di Acara Hotman Paris Show

Baca: Video Ahmad Dhani Bersama Safeea Diunggah Mulan Jameela, Mantan Maia Estianty Akui Salah jalan

Baca: Wanti-wanti Anggia Chan ke Sahila Hisyam Jelang Dilamar Vicky Prasetyo, Sebut Eks Angel Lelga Begini

Dengan alasan, di tahun itu banyaknya kegiatan akan dilaksanakan pemerintah daerah Tanahbumbu yang menyerap anggaran cukup besar, mencapai hampir Rp 100 miliar, termasuk sharing dana Rp 30 miliar.

Menurut Supiansyah, selain kesanggupan hanya Rp 30 miliar, tahun 2020 itu pemerintah daerah, Tanahbumbu menyiapkan anggaran Rp 45 miliar untuk pelaksanaan Pilkada.
Selain akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi yang menelan dana sekitar Rp 20 miliar.

"Sudah (total) Rp 95 miliar. Selain ada hal-hal lain mungkin, kita menyiapkan dana Rp 100an miliar," ungkap Supiansyah.

Beda dengan kondisi keuangan daerah di tahun 2021, tambah Supiansyah.

"Karena di tahun 2021 yang jelaskan Pilkada sudah habis. MTQ tidak ada," ungkapnya.

"Jadi sudah pernah saya terangkan. Bukan tidak ingin membantu Kotabaru, bukan. Tapi kita lebih penting di sini (Tanahbumbu). Kalau Rp 50 miliar kami diminta, berarti lima tahun Rp 250 miliar," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved