Berita Balangan

Sudah Padam, Lahan Gambut di Desa Teluk Masjid Balangan Kembali Terbakar

Lahan terbakar yang telah dipadamkan beberapa hari lalu di Desa Teluk Masjid Balangan kembali terbakar

Sudah Padam, Lahan Gambut di Desa Teluk Masjid Balangan Kembali Terbakar
Dari Humas Dishut Kalsel untuk BPost
Bermodalkan Kepyok dan Jet Shutter, para pengendali api dari KPH Balangan beraksi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lokasi yang sama bisa sajak embali terjadi. Seperti di Desa Teluk Masjid Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan

Beberapa hari yang lalu, petugas memang sudah mengondisikan lahan yang terbakar tersebut, namun, Senin (16/9/2019), pantauan satelit Lapan kembali mendeteksi adanya titik api.

Menyikapi adanya titik api, KPH Balangan langsung bergegas menuju lokasi guna meminimalisir kebakaran agar tak menjalar.

Dengan bermodalkan Kepyok dan Jet Shutter, para pengendali api beraksi.

Baca: Masuk Program Repatriasi Kemendikbud di Tanjung, Ini Reaksi Anak TKI Dari Sabah Malaysia Ini

Baca: Cegah Karhutla, Polres Balangan Ajak Dinas Pertanian Balangan terlibat

Baca: Head to Head, Prediksi & Live Streaming Timnas U-16 Indonesia vs Mariana di Kualifikasi Piala Asia

Baca: Ekspor Daun Gelinggang ke Jepang Capai 115,6 Ton, Kepala Badan Karantina Pertanian Harapkan Ini

Kali ini, petugas benar-benar berpacu dengan waktu. Mengingat keganasan karhutla tidak memandang waktu, dimanapun dan kapanpun.

Kasi Perlindungan Hutan KPH Balangan, Emir Faisal yang juga terjun ke lokasi mengatakan, areal yang terbakar persis bersebelahan dengan lahan yang beberapa waktu lalu sudah dipadamkan.

Adapun lahan yang terbakar merupakan vegetasi semak belukar, ilalang dan lahan gambut.

“Di tengah kawasan seperti ini, jangankan asap dan api, dedemit sekalipun kami ganyang ! Kita tidak takut," teriak Emir menyemangati tim di lapangan.

Menurut keterangan penjaga kebun di sana, pada saat angin kencang bara di lahan gambut menjadi api dan menjalar ke areal sekitar.

Pukul 17.55 Wita menjelang adzan magrib, lahan yang terbakar hampir 6 hektare, termasuk lahan yang terbakar sebelumnya, berhasil dikuasai petugas.

Strategi blocking fire dari sudut satu ke sudut yang lain yang diterapkan membuahkan hasil. Waktu yang digunakan untuk pemadaman lebih efektif.

Tak hanya di Paringin, petugas di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong, juga mengedukasi pramuka untuk juga bisa ikutan memadamkan api karhutla.

Baca: Pembangunan Jembatan Penghubung Kotabaru Dilanjutkan, Tanahbumbu Akan Libatkan CSR PT SILO

Baca: Fakta Terungkap Pasca Tiga Setia Gara Bongkar Isi Chat Nikita Mirzani, Seteru Elza Syarief Ucap Ini

Baca: Barito putera vs Bhayangkara : Adu Strategi Dua Pelatih Baru

Personel Saka Wana Bakti yang terlibat dalam acara 23 orang. Selain itu, dalam perkemahan kali ini KPH Tabalong juga menyampaikan tentang pentingnya menjaga hutan dari kebakaran.

"Terima kasih saya ucapkan kepada KPH Tabalong yang telah memberikan materi kebakaran hutan dan lahan kepada adik-adik Pramuka. Besar harapan kita ilmu dan pemahaman yang telah diberikan bisa ditanamkan dalam keseharian mereka, kata Kasat Bimas Polres Tabalong, Didik.

(banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved