Berita Kabupaten Banjar

Tim Asistensi Kajian Radikalisme Pusterad TNI - AD Kunjungi Kodim Martapura

Pembinaan masyarakat untuk dapat mendeteksi dini terhadap gerakan kelompok yang mengarah pada Radikalisme/Separatisme, dilingkungan sosial

Tim Asistensi Kajian Radikalisme Pusterad TNI - AD Kunjungi Kodim Martapura
Humas Kodim 1006 Martapura
Jajaran Kodim 1006 Martapura menerima kajian dan pemahaman dan puldata Ter dari Pusat Teritorial Angkatan Darat Yang berlangsung di Aula Makodim Martapura. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pembinaan masyarakat untuk dapat mendeteksi dini terhadap gerakan kelompok yang mengarah pada Radikalisme/Separatisme, dilingkungan sosial, Jajaran Kodim 1006 Martapura menerima kajian dan pemahaman dan puldata Ter dari Pusat Teritorial Angkatan Darat Yang berlangsung di Aula Makodim Martapura.

Tim yang tergabung dalam kajian Puldatater tentang Radikalisme dipimpin oleh Kolonel Inf Irnando Ardnol B Sinaga Dirjianbang Pusterad bersama dua Pama Kapten Inf Supriyanto dan Kapten Inf Heru W. S.IP.

Sebagai pembuka, Dandim 1006 Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto S.IPMM.MI.Pol memaparkan sekilas situasi dan kondisi Teritorial dua wilayah sebagai tanggung jawabnya. Disampaikan,bmelalui kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk menjalin komunikasi sosial dengan meningkatkan kewaspadaan dini melalui kajian Puldatater dalam pemahaman dalam rangka mewujudkan cegah tangkal Radikalisme/Separatisme.

Baca: Komentar Menohok Tiga Setia Gara Soal Salah Paham dengan Nikita Mirzani Pasca Viral di Medsos

Baca: Setelah Ahmad Si Pemenggal Kepala Bocah di Limpasu, Tercatat Ada 20 Orang Gila di HST, Waspada!

Baca: Live Streaming Konferensi Pers KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Tersangka, Akses Link Ini

“Radikalisme atau ada lagi yang bilang Ekstrimisme itu terdiri dari radikal kanan, radikal kiri dan radikal lainnya yang bertujuan merubah ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila , seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945,” jelas Dandim.

“Selain itu juga, Separatisme, yang ingin memecah belah NKRI. Semuanya itu harus di cegah dan ditangkal,” tandasnya.

Acara yang dipimpin langsung oleh Dandim menghadirkan Para FKUB, Lurah, Kepala desa, Babinsa dan Babinkamtibmas, Toga dan Tomas

Sementara itu, Ketua Tim Asistensi Kolonel Inf Irnando Ardnol B Sinaga Dirjianbang Pusterad menyampaikan, bahwa TNI merupakan Garda terdepan dalam menjaga tetap utuhnya NKRI.

"Tugas kedepan tidaklah ringan, karena dinamika perkembangan lingkungan Strategis yang sedemikian cepat terkait adanya bencana alam, kriminalitas, konflik, narkoba, radikalisme/terorisme, sparatisme, komunis gaya baru dan berita hoax sehingga mudah menjadi bentuk berbagai ancaman keamanan," ucapnya.

Harapan oleh Danpusterad Kita wujudkan saling pengertian dan pemahaman tentang peran, fungsi dan tugas masing-masing, bahkan diharapkan mampu mewujudkan suatu kemampuan komponen bangsa dalam ikut mengantisipasi serta mencegah terhadap muncul dan masuknya paham Radikalisme/Separatisme dalam perkembangan kondisi sosial yang pesat,”

Peran pemerintah bersama Tokoh Masyarakat dan Agama, serta FKUB ,Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas diharapkan mampu mengendalikan cegah tangkal sedini mungkin diwilayah agar kegiatan tersebut tidak berkembang, setidaknya mereka mau berbuat kita bisa cegah dengan mengaktifkan Siskamling dan Ronda" satu yang penting Kodim satuan teritorial bagaimana bisa mewadahi agar pembinaan dengan persoalan yang ada di wilayah

Husni ( 53) Ketua FKUB Kota Banjarbaru menuturkan kehadirannya untuk menerima arahan serta pengisian cek list terkait peran dan pembinaan Kodim sebagai satuan teritorial dalam peran membantu pemerintah.

“Pada intinya adalah kita sebagai komponen masyarakat yang membantu pemerintah dan TNI sangat terbantu terutama dalam menjalankan ibadah, kami akan selalu jaga toleransi umat beragama" ucap Husni

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved