Berita Pelaihari

Dampingi Ponakan ke Kolam Renang Tirta Kenanga, Sugi Keluhkan Tak Ada Naungan

Tiga hari sejak dibuka, kolam renang Tirta Kenanga ramai dikunjungi. Sayangnya, dilokasi setempat tak ada naungan

Dampingi Ponakan ke Kolam Renang Tirta Kenanga, Sugi Keluhkan Tak Ada Naungan
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Milna pengunjung berteduh dibalik dinding bangunan karena tak ada tempat duduk teduhan di kolam renang Tirta Kenanga Pelaihari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tiga hari dibuka Kolam Renang Tirta Kenanga Pelaihari ramai dikunjungi masyarakat Tanahlaut. Pengunjung mulai berdatangan khususnya anak-anak yang datang sejak siang hari.

Dibuka kembali kolam renang menjadi hiburan bagi masyarakat Pelaihari khususnya. Pasalnya satu-satunya kolam dewasa di Pelaihari adalah kolam renang Tirta Kenanga.

Kolam yang memiliki tiga kolam ini yaitu satu kolam dewasa dan dua kolam anak saat terpantau ramai dikunjungi. Namun tak ada fasilitas tambahan atau sama seperti pertama dibuka.

Ruang los pedagang kaki lima dan kafe di kawasan kolam renang pun juga masih kosong.

Sementara salah satu pengunjung kolam, Sugi mengatakan datang ke kolam renang untuk menemani keponakannya untuk belajar berenang bersama teman-teman SDnya.

Baca: Mobil Tangki Damkar BPBD Tapin Terbalik di Bundaran Dulang, Begini Kondisi Sopir dan Penumpangnya

Baca: Skandal Lucinta Luna dan Mantan Vanessa Angel Terbongkar, Bibi Ardiansyah Seret Nama Luna Maya

Baca: 15 UMKM Kalsel Dapat Sertifikat Halal Gratis Selama 2019, Yeni : Kuota Pemerintah Masih Sedikit

Baca: Wanti-wanti Sosok Bercadar pada Ruben Onsu, Ayah Angkat Betrand Peto Diingatkan Soal Santet

Warga Jalan Pasar Hewan Pelaihari ini mengatakan senang kolam kembali dibuka sehingga keponakannya bisa belajar berenang di sana.

"Belum bisa berenang dia, bagus lah kolam sudah dibuka buat keponakan saya latihan," sebutnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (19/9/2019).

Namun Sugi menyayangkan kolam yang tak memiliki teduhan sehingga orang dewasa yang mendampingi anaknya berenang sulit menunggu sambil mengawasi.

"Saya tidak bisa duduk jauh-jauh dari dia berenang karena kalau ada apa-apa saya bisa cepat  menolong, tapi ini teduhannya tidak ada, panas sekali," jelasnya.

Seharusnya menurut Sugi Pemkab Tanahlaut selaku pengelola menyediakan tempat duduk bagi orangtua anak-anak yang berenang sebagai tempat untuk mengawasi anak yang sedang berenang.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved