Selebrita

Kabar Terbaru Kasus Kriss Hatta vs Antony Hillenaar, Seteru Billy Syahputra Ngadu ke Presiden Jokowi

Kabar terbaru kasus Kriss Hatta vs Antony Hillenaar. Seteru Billy Syahputra dan Hilda Vitria itu sampai mengadu pada Presiden Jokowi.

Kabar Terbaru Kasus Kriss Hatta vs Antony Hillenaar, Seteru Billy Syahputra Ngadu ke Presiden Jokowi
kolase youtube/grid.id
Antony Hillenaar dan Kriss Hatta 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kabar terbaru kasus Kriss Hatta vs Antony Hillenaar. Seteru Billy Syahputra dan Hilda Vitria itu sampai mengadu pada Presiden Jokowi.

Ya, selebritis Kriss Hatta bakal mengajukan penangguhan penahanan setelah berkas acara pemeriksaan dinyatakan lengkap (P 21) oleh kejaksaan.

Begitu berkas pemeriksaannya telah lengkap, perkara dugaan penganiayaan yang dilakukan Kriss Hatta terhadap Antony Hillenaar siap disidangkan di pengadilan.

Kriss Hatta bersama barang bukti diserahkan penyidik Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Kamis (19/9/2019) siang.

Baca: Skandal Lucinta Luna dan Mantan Vanessa Angel Terbongkar, Bibi Ardiansyah Seret Nama Luna Maya

Baca: Video Pertemuan Bebby Fey & Atta Halilintar, Bereaksi Depan Ponakan Dewi Perssik, Rosa Meldianti

Baca: Wanti-wanti Sosok Bercadar pada Ruben Onsu, Ayah Angkat Betrand Peto Diingatkan Soal Santet

Machi Achmad, pengacara Kriss Hatta, mengatakan, kliennya kini mengupayakan untuk mengajukan penangguhan penahanan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Melalui pengacara, Kriss Hatta mengirimkan surat ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang ditembuskan ke sejumlah pihak, mulai Komisi Kepolisian Nasional, Ombudsman, DPR hingga Presiden Joko Widodo.

"Surat ini sebagai upaya lain meminta perlindungan hukum atas kasus yang menimpa klien kami," kata Machi Achmad saat menemani Kriss Hatta di Mapolda Metro Jaya.

Surat tersebut berisi curhatan hati Kriss Hatta terkait masalah hukum yang menimpanya.

Soal kronologi kejadian dugaan pemukulan yang dilakukan Kriss Hatta hingga perdamaian yang sudah dilakukan bersama Antony Hillenaar serta apa yang dirasakannya selama berada di tahanan, dituliskan dalam surat itu.

"Kami tahu ini tidak bisa mengubah proses hukum yang sedang berjalan. Tapi minimal nanti bisa jadi hal-hal meringankan saat persidangan," kata Machi Achmad.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved