Berita Banjarbaru

Kabut Asap Ancam Kesehatan Siswa, Disdik Kalsel Keluarkan Imbauan untuk Jenjang SMA

Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, mengeluarkan surat edaran terkait ancaman kabut asap kepada siswa siswi di Sekolah.

Kabut Asap Ancam Kesehatan Siswa, Disdik Kalsel Keluarkan Imbauan untuk Jenjang SMA
Istimewa
Kabut asap dalam terjadi kawasan Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir. Kabut asap berlangsung antara 4 sampai 5 jam dengan jarak pandang 5 sampai 10 meter. 

BANJARMASINPOST.CO.ID BANJARBARU - Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, mengeluarkan surat edaran terkait ancaman kabut asap kepada siswa siswi di Sekolah.

Kadisdikbud Kalsel, HM Yusuf Effendi menjelaskan bahwa surat edaran tersebut adalah upaya antisipasi dan penanggulangan terhadap dampak kabut asap.

"Ya, karena Sehubungan dengan seringnya terjadi kebakaran hutan dan lahan yang berimplikasi terhadap kepekatan kabut asap, maka sebagai upaya preventif untuk menghindari terganggunya kesehatan warga sekolah dan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah, untuk pertama
menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk beraktivitas di dalam maupun di luar kelas.

Selain itu, sambungnya, tidak melakukan pembakaran sampah di lingkungan sekolah.

Baca: LINK Live Streaming SCTV Frankfurt vs Arsenal Liga Europa, Cek Cara Nonton di TV Online Vidio.com

Baca: Kesombongan Merry Bikin Raffi Ahmad Sebut Nama Allah, Suami Nagita Slavina Minta si Asisten Kembali

Baca: Sidang Dugaan Pencabulan Pimpinan Pondok Pesantren Limpasu, Junaidi Bantah Keterangan Saksi

Baca: Kabar Terbaru Kasus Kriss Hatta vs Antony Hillenaar, Seteru Billy Syahputra Ngadu ke Presiden Jokowi

"Selain itu, mengambil peran serta melakukan langkah langkah antisipasi dan ikut memadamkan kebakaran di sekitar lingkungan sekolah," tandasnya.

Diurakannya, jika sekolah lingkungan sekolah mengalami kabut asap, maka sesuai tingkatan kepekatannya terlebih dahulu dapat digeser jam belajar mengajar pada jam pelajaran ketiga dan apabila semakin pekat dapat libur proses beiajar mengajar di sekolah sesuai situasi dan kondisi setempat.

"Apabila kepekatan kabut asap terus terjadi yang mengganggu proses belajar mengajar di sekolah, kami mohon kepada kepala sekolah agar segera melaporkan kepada Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan untuk kebijakan selanjutnya," kata dia.

Apabila kabut asap sudah mulai membaik, sekolah melanjutkan proses kegiatan belajar mengajar seperti biasa dan memperhitungkan jumlah hari libur akibat kabut asap, lanjutnya.

Masih Kadisdikbud Kalsel, setiap sekolah hendaknya melaporkan jumlah libur sekolah akibat kabut asap ke bidang teknis di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, jika diliburkan.

Diketahui, untuk level SMP di Kota Bnajarbaru sudah diberikan surat edaran untuk penundaan jika situasi sekolah dalam kondisi kabut asap.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved