Serambi Mekkah

Kemenko Perekonomian Gelontorkan Dana KUR Peternakan Sebanyak Ini di Banjar

di Kabupaten Banjar saat ini disalurkan KUR senilai Rp 1,88 miliar kepada 24 debitur (peternak) yang berasal dari beberapa daerah di Kalsel.

Kemenko Perekonomian Gelontorkan Dana KUR Peternakan Sebanyak Ini di Banjar
MC Dinas Kominfo Banjar
AKRAB - Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono didampingi Gubernur H Sahbirin Noor dan pimpinan Ponpes Ushuluddin beserta rombongan saat kegiatan terkait penyaluran KUR Peternakan Rakyat dan Implememtasi Keuangan Inklusif 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dari waktu ke waktu kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia kian membaik. Ini tercermin dari inflasi yang selalu berada pada kisaran tiga persen.

Pada Agustus 2019, inflasi masih terkendali yaitu sebesar 3,49 persen (yearonyear/yoy). Hal ini juga ditunjukkan oleh membaiknya indikator kesejahteraan sosial.

Tingkat kemiskinan pada Maret 2019 sebesar 9,41 persen atau meningkat dari pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 9,82 persen.

Tingkat ketimpangan pun makin mengecil yang ditunjukkan oleh rasiogini yang mencapai 0,382 atau terendah sejak Maret 2012.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menuturkan pertumbuhan
ekonomi yang kuat dapat melandasi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Upaya memperkuat pertumbuhan tersebut tak lepas dari berbagai kebijakan pemerintah untuk membangun infrastruktur, melaksanakan reformasi struktural, debirokratisasi, deregulasi dengan Paket Kebijakan Ekonomi (PKE).

AGEN - Sekda Banjar HM Hilman menandatangani agen bank pada acara penyaluran KUR Peternakan Rakyat dan Implementasi Keuangan Inklusif di Ponpes Ushuluddin, Kamis (19/9/2019) siang.
AGEN - Sekda Banjar HM Hilman menandatangani agen bank pada acara penyaluran KUR Peternakan Rakyat dan Implementasi Keuangan Inklusif di Ponpes Ushuluddin, Kamis (19/9/2019) siang. (MC Dinas Kominfo Banjar)

Di sisi lain, penurunan tingkat kemiskinan di pedesaan masih belum signifikan. Secara nasional, pada Maret 2019 angkanya masih mencapai 12,85 persen atau lebih tinggi dari tingkat kemiskinan perkotaan sebesar 6,69 persen. Juga lebih tinggi dibanding tingkat kemiskinan nasional yaitu 9,41 persen.

Karena itu, untuk mempercepat pemerataan ekonomi, pemerintah telah mengeluarkan KPE yang mencakup lahan, kesempatan, dan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Dalam pilar kesempatan, salah satunya adalah pemberian kesempatan kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mendapatkan akses pembiayaan yang khusus diberikan kepada petani, peternak, nelayan dan pembudidaya ikan.

Akses pembiayaan tersebut diberikan dalam bentuk kredit usaha rakyat (KUR). Pemerintah telah menginisiasi pengembangan beberapa jenis KUR melalui skema KUR khusus sektor peternakan rakyat, perkebunan rakyat, perikanan rakyat, dan garam rakyat.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved