Berita Banjarbaru

Upaya Polres Banjarbaru Cegah Karhutla, Lewat Pengeras Suara hingga Woro-woro di Medis Sosial

Berbagai konten berisi himbauan terkait karhutla juga dibagikan jajaran Polres melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter dan Youtube.

Upaya Polres Banjarbaru Cegah Karhutla, Lewat Pengeras Suara hingga Woro-woro di Medis Sosial
HO/Polres Banjarbaru
Jajaran Polres Banjarbaru menyosialisasikan pencegahan Karhutla kepada jemaah masjid di Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, - BANJARBARU – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan dilakukan Polres Banjarbaru.

Upaya itu mulai dari pintu ke pintu yang dilaksanakan oleh para Bhabinkamtibmas, kemudian pencegahan juga dilakukan oleh Sat Sabhara dan Sat Binmas sambil patroli baik dengan menggunakan roda 2 dan roda 4 dengan menggunakan pengeras suara ke wilayah-wilayah yang rawan akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Kasubbaghumas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati, S.Ap mengatakan berbagai konten berisi himbauan terkait karhutla juga dibagikan melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter dan Youtube.

Petugas juga memasang spanduk dan membagikan pamflet yang berisi ancaman hukuman pidana bagi mereka yang dengan sengaja membakar lahan serta dampak yang ditimbulkan sebagai upaya pencegahan untuk meminimalisir kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru.

Baca: Gubernur Kalteng Perketat Dinas Luar Bupati dan Wali Kota, Pemadaman Gunakan Rekayasa Hujan Buatan

Baca: Gara-gara Karhutla, Gubernur Kalbar Larang 4 Bupati ke Luar Daerah, Rumah Sakit Nyaris Terbakar

Tak hanya itu upaya pencegahan juga langsung dilakukan oleh Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, S.I.K., M.H melalui program Subuh Keliling dan Jum’at Keliling dimana usai pelaksanaan Sholat Berjemaah Kapolres memberikan himbauan kepada para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dari Masjid ke Masjid untuk bersama-sama dalam mencegah agar tidak membakar hutan dan lahan dengan sengaja karena banyak dampak tidak baik yang dapat ditimbulkan.

Jajaran Polres Banjarbaru melakukan patroli sepeda motor untuk mengejar titip api Karhutla.
Jajaran Polres Banjarbaru melakukan patroli sepeda motor untuk mengejar titip api Karhutla. (HO/Polres Banjarbaru)

“Walau masih ada terjadi kebakaran hutan dan lahan namun upaya pencegahan ini cukup efektif terbukti dari menurunnya penyebaran titik – titik hot spot dibanding Tahun sebelumnya, ajakan kami untuk bersama-sama menjaga agar tidak membakar hutan dan lahan ini didukung dengan peran serta masyarakat” kata Kasubbaghumas AKP Siti Rohayati.

Selain itu, pihaknya menegaskan bahwa akan tegas jika ketahuan ada yang membakar hutan dan lahan.

“Kami akan memberikan tindakan tegas bagi mereka yang dengan sengaja menimbulkan kebakaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 187 KUHP dengan ancaman 12 Tahun penjara dan denda 10 Miliar rupiah”, pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id /lis).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved