Kriminalitas Tanahbumbu

Ajis Gagap Diringkus Anggota Reskrim Polsek Batulicin Tanahbumbu, Sempat Buron Selama 3 Hari

Tidak sampai sepekan. Hanya tiga hari, anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Batulicin berhasil meringkus seorang pelaku pencurian kendaraan

Ajis Gagap Diringkus Anggota Reskrim Polsek Batulicin Tanahbumbu, Sempat Buron Selama 3 Hari
Polsek Batulicin
Abdul Aziz alias Ajis Gagap (24) dan barang bukti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Tidak sampai sepekan. Hanya tiga hari, anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Batulicin berhasil meringkus seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Rabu (18/9/2019) lalu.

Tersangka diketahui berinisial Abdul Aziz alias Ajis Gagap (24), warga Jalan Sarigadung, Gang Pegangsaan, RT 10, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanahbumbu.

Berhasil diciduknya tersangka ini pun setidaknya sedikit membuat lega masyarakat. Belakangan AA diketahui, ternyata adalah pelaku spesialis curanmor.

Kapolres Tanahbumbu AKBP Kus Subyantoro SIK melalui Kapolsek Batulicin Ipda Farikin membenarkan, pihaknya telah meringkus pelaku yang juga residivis curanmor.

Baca: Anak dan Menantu Presiden Jokowi Ikut Pilkada 2020, Gibran Bertemu Wali Kota Solo & Bobby ke NasDem

Baca: Jadwal dan LIVE STREAMING Liga 1 2019 Hari Ini, PSIS vs Persebaya dan Persela vs Arema FC, MAIN!

Baca: Terkait Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan, DLH Tanahbumbu Lakukan Pengujian Polusi Udara

Menurut Farikin, tersangka AA ditangkap di sebuah tempat di Desa Serongga, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru.

"Tersangka berhasil diringkus, setelah unit Reskrim Polsek Batulicin melakukan penyelidikan mengenai pencurian tersebut," jelas Farikin kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (20/9/2019).

Sebelumnya, pelaku ditangkap anggota unit Reskrim Polsek Batulicin, menyusul adanya laporan korban terkait tindak pidana pencurian terjadi, Sabtu (15/9/2019) sekitar pukul 07.30 Wita.

Kejadian terjadi di Jalan Pemasiran, Desa Maju Bersama, Tanahbumbu berawal korban Muhammad Nor (23) dihubungi pelaku melalui pesan singkat dan telpon.

Dengan modus pelaku ingin meminjam sepeda motor milik korban, akan tetapi korban tidak menghiraukan.

Kemudian pelaku mendatangi tempat korban bekerja. Pada saat itu kunci sepeda motor korban digantung di sebuah pondok milik korban, oleh pelaku kemudian mengambil kunci motor yang tergantung di pondok tanpa sepengatahuan korban.

Kemudian pelaku langsung membawa kabur motor korban. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 13 juta.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved