Berita Banjarmasin

Developer Keluhkan Pemasangan Jaringan PD PAL Banjarmasin yang Lambat Masuk Perumahan

Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalsel mengeluhkan jaringan Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) Banjarmasin sering

Developer Keluhkan Pemasangan Jaringan PD PAL Banjarmasin yang Lambat Masuk Perumahan
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Perumahan subsidi Kompleks Grand Purnama II, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalsel mengeluhkan jaringan Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) Banjarmasin sering terlambat masuk ke lokasi-lokasi perumahan sehingga para developer berinisiatif membangun WC-WC sendiri.

“Seharusnya, developer bisa langsung pakai jaringan PD PAL. Ini perumahan sudah selesai, jaringan PD PAL ngga masuk-masuk ke perumahan. Makanya, developer pakai septictank sendiri-sendiri,’ kata Ketua Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalsel Royjani Sjachril, Jumat (20/9/19).

Menurut Roy, sebagian perumahan mulai meninggalkan septic tank kotak ulin atau wc coblok.

“Kalau di perumahan saya, sudah memakai septic tank biofill, bukan lagi septic tank kayu ulin di bawah rumah,” katanya.

Roy berharap teman-teman developer lainnya juga akan mengikuti langahknya tersebut.

Alangkah lebih baik Pemko Banjarmasin bisa mengeluarkan aturan tertulis soal kewajiban septic tank standar di setiap rumah yang dibangun developer sehingga bisa disosialisasikan melalui REI Kalsel.

Baca: Tangis Nikita Mirzani Didoakan Menikah dengan Ustadz, Seteru Elza Syarief Takutkan Hal Ini

Baca: Gimmick Lamaran Vicky Prasetyo & Sahila Hisyam Depan Raffi Ahmad? Terungkap Sosok Asli Ayah Sahila

Baca: Balasan Maia Estianty Saat Anang Hermansyah Usul Undang Ahmad Dhani, Krisdayanti Bukan Soal Syahrini

“Tapi saya berharap aturan tersebut sebelum keluar bisa dibicarakan secara bersama-sama agar tidak merugikan salah satu pihak. Kita sebagai investor lokal siap saja mendukung program pemerintah kota utk kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Kami dari REI hanya imbauan, tak bisa dipaksakan,” katanya.

Sementara itu, Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) Banjarmasin kembali mengharapkan agar developer atau pengembang perumahan di kota ini membuat rumah ramah lingkungan, salah satunya membuat WC yang memenuhi standar kesehatan.

Direktur Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) Banjarmasin. PD PAL Banjarmasin H Rahmatullah SE, mengakui sebagian besar developer perumahan masih membuat rumah yang belum ramah lingkungan dan memenuhi standar kesehatan.

“Salah satu indikasinya, developer memakai WC coblok di bawah rumah dengan kotak kayu ulin untuk kelengkapan rumahnya,” kata Rahmatullah.

Rahmatullah menyatakan pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan di hadapan para developer perumahan agar jika membangun perumahan baru itu bisa melengkapi dengan sarana pengelolaan limbah domestik.

“Tak masalah pengelolaan limbah dari perumahan itu domestik atau komunal, yang terpenting standar,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved