Berita Banjarmasin

Dinas PUPR Segera Kirim Surat ke Semua Perusahaan di Jalan Veteran, Camat Mengaku Serba Salah

DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, akhirnya menyelesaikan konsep surat untuk semua perusahaan, usaha, pemilik rumah

Dinas PUPR Segera Kirim Surat ke Semua Perusahaan di Jalan Veteran, Camat Mengaku Serba Salah
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Pembangunan jembatan beton menutup Sungai Veteran Banjarmasin. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan tidak pernah memberikan rekonmendasi pembangunan jembatan ini karena bertentangan rencana pembangunan siring untuk proyek dua jalur dari Jalan Veteran sampai Sungai Lulut sepanjang 3,5 kilometer atau kawasan wisata desitinasi sungai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, akhirnya menyelesaikan konsep surat untuk semua perusahaan, usaha, pemilik rumah toko (ruko), sekolah dan instansi pendidikan di sepanjang Jalan Veteran.

“Konsep suratnya sudah jadi dan akan segera kita kirimkan ke semua perusahaan, usaha, pemilik rumah toko (ruko), sekolah dan instansi pendidikan di sepanjang Jalan Veteran terkait pembangunan jembatan beton menutup Sungai Veteran. Tinggal kirim saja,” kata Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbulwathoni ST, Jumat (20/9/19).

Menurut Toni, panggilan sehari-hari Hizbulwathoni, keberadaan jembatan beton menutup sungai ini sangat bertentangan dengan rencana pembangunan siring untuk proyek dua jalur dari Jalan Veteran sampai Sungai Lulut sepanjang 3,5 kilometer.

Baca: Tangis Nikita Mirzani Didoakan Menikah dengan Ustadz, Seteru Elza Syarief Takutkan Hal Ini

Baca: Gimmick Lamaran Vicky Prasetyo & Sahila Hisyam Depan Raffi Ahmad? Terungkap Sosok Asli Ayah Sahila

Baca: ART Tewas Diserang Anjing Piaraannya, Presenter Bima Aryo Begitu Terpukul padahal Jelang Pernikahan

Menurut Toni, jika Pile slab atau jalan itu berupa jalan di atas sungai sudah dibangun oleh Pemprov Kalsel, maka Dinas PUPR akan membongkar jembatan-jembatan beton tersebut.

“Ya untuk membongkar jembatan- jembatan beton yang menutup Sungai Veteran itu akan kita kerahkan alat berat sehingga sangat cepat. Terdata ada 5 sampai 7 jembatan beton yang menutup Sungai Veteran,” tegas Toni.

Dijelaskan Toni, Dinas PUPR sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Banjarmasin Tengah, untuk memberikan himbuan agar pemilik ruko di pinggir Sungai Veteran itu tidak membangun jembatan beton.

“Camat dan lurah setempat akan kita minta agar mengimbau pemilik ruko, sekolah dan perusahaaan untuk tidak mempermanenkan jembatan di Sungai Veteran. Membangun jembatan sementara pun harus ada izin mendirikan bangunan (IMB),” katanya.

Camat Banjarmasin Tengah, Diyannor, saat dikonfirmasi mengaku serba salah menegur pemilik ruko yang membangun jembatan beton yang menutup Sungai Veteran.

Jika ditegur dan dibongkar jembatan beton itu, lalu kemana akses dari dari ruko, sekolah dan perusahaan di pinggir sungai veteran.

“Apalagi, di pinggir sungai itu ada sekolah swasta. Kita serba salah menyikapinya. Di sisi lain, Pile slab atau jalan itu berupa jalan di atas sungai belum juga dibangun oleh Pemprov Kalsel. Jadi Kecamatan Banjarmasin Tengah bingung menyikapi masalah ini,” katanya.

Diyannor menegaskan jika jembatan-jembatan beton itu dibongkar karena penataan Sungai Veteran berlanjut, maka tidak ada ganti rugi sepeser pun untuk pemilik ruko.

“Jembatan beton yang menutup sungai itu tidak berizin dan ilegal,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved