Berita Banjarbaru

Hujan di Sebagian Banjarmasin Banjarbaru Batola dan Utara Kalsel, Ini Penjelasan BMKG dan BNPB

Hujan yang ditunggu-tunggu terjadi di wilayah Kalsel. Meski tidak merata, namun hujan ini disambut lega warga

Hujan di Sebagian  Banjarmasin Banjarbaru Batola dan Utara Kalsel, Ini Penjelasan BMKG dan BNPB
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Ilustrasi-Hujan melanda Kecamatan Tapin Utara dan sekitarnya, Selasa (13/8_/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Terjadinya hujan di beberapa lokasi di Kalsel, semisal di Anjir Bagola, Sebagian Amuntai, Landasan Ulin Banjarbaru, Sebagian Halong Balangan, Jumat (20/9/2019) sore menjadi kegembiraan luar biasa bagi warga masyarakat Kalsel.

"Alhamdulillah, hujan juga ya Allah, semoga berkah hujan yang diberikan ke kami," kata Alfian Warga Banjarbaru kepada Banjarmasinpost.co.id,

Dian warga Liangangang menyebutkan bahwa hujan agak deras terjadi di Lianganggang dan ini pastinya akan berpengaruh banyak kepada Hot spot yang ada di Kalsel untuk berkurang dan kebakaran semakin berkurang.

"Di Landasan Ulin sempat lebat hujannya meski tak lama ini menyirami areal lahan," kata Dian.

Baca: Gelar Promo, Favehotel Ahmad Yani Banjarmasin Luncurkan Pak MaMaT

Baca: SESAAT LAGI! Live Streaming TV Online Persela vs Arema FC Liga 1 2019 via Link Indosiar & Vidio.com

Baca: Kedekatan Luna Maya dan Putri Ariel NOAH Diungkap, Ini Penampakan Terkini Alleia Anata Irham

Baca: Juarai Wali Kota Banjarmasin Cup 1 2019, Kini Paula Targetkan Boyong Piala Rektor ULM

Adapun berdasar keterangan dari Forecaster BMKG Syamsudin Noor, Ruth Mandasari, menjelaskan bahwa hujan yang terjadi pada sore ini terjadi pada di sebagian wilayah Kalimantan Selatan bagian Utara dan Barat.

"Hujan ini dipengaruhi oleh kondisi kelembaban udara lapisan bawah dan menengah yang basah. Terkait hujan buatan kami belum mendapat info lebih lanjut dan bisa ditanyakan langsung ke BPBD, namun kondisi hujan sore ini bukanlah hujan buatan," kata Ruth Mandasari.

Senada dengan apa yang disampaikan kepala BNPB Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Monardo, didampingi Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin menjelaskan memang sementara disisa waktu ini BNPB akan menggunakan teknologi modifikasi cuaca untuk membuat hujan buatan.

"Dimana BMKG memperkirakan pada pertengahan bulan Oktober akhir kita sudah memasuki musim hujan. Disisa waktu ini kita kerahkan seluruh kekuatan, termasuk menggunakan teknologi modifikasi cuaca dibantu BPPT, BMKG, dan AU," katanya saat memimpin rapat Koordinasi Satgas Karhutla Kalsel, Kamis (19/9/2019) malam.

Namun Mantan Sesjen Watannas ini
belum dapat memastikan kapan teknologi modifikasi cuaca tersebut akan dilaksanakan.

" Untuk di Kalsel laporan sampai saat ini BMKG menyatakan bibit awan di Kalsel masih terpantau minim," kata Doni.

Baca: Pukul Korban Pakai Kayu Ulin, Dua Pelaku Pengeroyokan Diamankan Polsek Alabio

Baca: Jelang X-Treme Kiram, Peserta Bakal Lintasi Trek Menantang Seperti Ini

Baca: Video Kebotakan Lucinta Luna Terungkap Gara-gara Raffi Ahmad, Suami Nagita Slavina Lakukan Ini

Diketahui memang hujan buatan sangat dipengaruhi oleh banyak dan sedikitnya bibit awan yang berada di atas wilayah yang membutuhkan hujan.

Semakin banyak awan, maka semakin banyak pula rangsangan yang dapat diberikan. Hal tersebut juga mempengaruhi curah hujan yang akan turun. (banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved