Liga 2 2019

Kapten Martapura FC Sato Junior Minta Pemain Lain Ikut Berteriak Atur Ritme Permainan di Lapangan

Jabatan kapten tim Martapura FC kembali berpindah di awal putaran kedua Liga 2 2019 ini. Hal ini seiring dengan kepergian kapten Laskar Sultan Adam

Kapten Martapura FC Sato Junior Minta Pemain Lain Ikut Berteriak Atur Ritme Permainan di Lapangan
@martaourafc
Amirul (merah) duel dengan salah satu pemain Sulut United. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jabatan kapten tim Martapura FC kembali berpindah di awal putaran kedua Liga 2 2019 ini. Hal ini seiring dengan kepergian kapten Laskar Sultan Adam sebelumnya Ardan Aras ke klub Liga 1 Indonesia.

Pemain senior yang sudah sembilan tahun merumput di Kalsel, Amirul Mukminin dipercaya pelatih Frans Sinatra Huwae untuk kembali menyandang ban kapten.

Kepercayaan yang diberikan tidak disia-siakan mantan gelandang Barito Putera.

Pemain berjuluk Sato Junior ini pun mampu menjalankan tugasnya mengkoordinir teman-temannya di setiap pertandingan.

"Alhamdulillah ya bisa dipercaya lagi menjadi kapten tim Martapura FC," kata pemain yang pernah ikut seleksi Timnas Senior bersama pelatih Alfred Riedl menjalani pemusatan latihan di Valencia, Spanyol 2014 lalu ini.

Baca: Hasil Liga Europa Grup L- Bocah Ajaib Ini Bawa Manchester United Kalahkan Astana, Tampil Mendominasi

Baca: Jadwal dan LIVE STREAMING Liga 1 2019 Hari Ini, PSIS vs Persebaya dan Persela vs Arema FC, MAIN!

Baca: Hasil China Open 2019 - Tontowi/Winny Kalahkan Unggulan Ke-5, Ketenangan Jadi Kunci Kemenangan

Sebelumnya pada Liga 2 2018 lalu ban kapten sudah melingkar di lengan kanan Amirul Mukminin. Namun kedatangan pemain senior lainnya Ardan Aras di Liga 2019, Amir rela menjadi wakil kapten tim.

Ditanya apakah ada beban dalam mengemban tugas ini Sato Junior mengaku tidak sama sekali justru sebaliknya malah semakin enjoy di tim.

"Saya senang di tim saya merasa di sini dan tidak ada beban bagi saya ditunjuk sebagai kapten," kata Sato Junior.

Satu Junior berharap meski menyandang ban kapten namun teman-temannya ikut membantu dalam mengkoordinir pemain lain di lapangan.

"Saya juga ingin teman-teman ikut berteriak teriak mengkoordinir mengingatkan pemain lain agar tim bisa meraih kemenangan dan tugas ini tidak hanya diam ban kapten saja," ujar dia.

Menurut Sato Junior komunikasi antar pemain itu sangat penting baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan dan itu sudah dilakukan di Martapura FC sehingga hal itu menjadi kekuatan Martapura FC hingga bertahan di 4 besar sekarang.

(Banjarmasin post/khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved