Public Services

Pasang CCTV di Bantaran Sungai di Wilayah Kota Banjarmasin, Ini Tujuannya

Kami sebagai warga masyarakat merasa tidak nyaman melihat warga setiap hari buang sampah ke sungai. Sebenarnya sudah disediakan tempat sampah

Pasang CCTV di Bantaran Sungai di Wilayah Kota Banjarmasin, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/rahmadani
Warga membantu dinas pengairan memecah sampah yang menyumbat jembatan Pasar Lama, Banjarmasin, Sabtu (15/3/2014). Sampah itu membuat lalu lintas sungai Martapura macet. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kami sebagai warga masyarakat merasa tidak nyaman melihat warga setiap hari buang sampah ke sungai. Sebenarnya sudah disediakan tempat sampah di setiap RT/RW tapi kesadarannya kurang. Karena itu saran kami, pemerintah bersikap tegas atau kalau perlu setiap RT/RW ditegur warganya dan dipasangkan CCTV di setiap jalur rumah di bantaran sungai di wilayah Kota Banjarmasin. Terima kasih. 6282352890087

TANGGAPAN:
TERIMA kasih atas informasi, saran, masukan dan akan menjadi pertimbangan kami kedepannya untuk menciptakan Banjarmasin Barasih wan Nyaman.

DRS H MUKHYAR MAP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin

Mohon Kebijakan karena Gangguan Kabut Asap
BANJARBARU - Assalamualaikum. Kepada Yth. Kadisdik Prov. Kalsel untuk mengambil kebijakan terkait semakin pekatnya kabut asap di wilayah Banjarbaru. Disdik Banjarbaru sudah mengeluarkan kebijakan pemotongan jam mengajar sampai dengan pengliburan sekolah, bila asap semakin pekat.

Saya sebagai orangtua dari anak-anak yang sekolah di Banjarbaru sekaligus guru SMA/SMK memohon adanya kebijakan yang sama agar bisa mendampingi anak-anak, apabila harus turun agak siang hari. Terima kasih.089609624676

TANGGAPAN:
DALAM upaya antisipasi dan penanggulangan terhadap kabut asap sebagai dampak dari kebakaran hutan dan lahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan pada dasarnya telah menerbitkan Surat Edaran kepada Kepala SMA, Kepala SMK dan Kepala SLB agar mengantisipasi terjadinya gangguan kesehatan warga sekolah dan kegiatan proses belajar mengajar di sekolah dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:

Pertama, menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk beraktivitas di dalam maupun di luar kelas. Kedua, tidak melakukan pembakaran sampah di lingkungan sekolah. Ketiga, mengambil peran serta melakukan langkah-langkah antisipasi dan ikut memadamkan kebakaran di sekitar lingkungan sekolah.

Keempat, terkait adanya kabut asap, maka sesuai tingkatan kepekatannya terlebih dahulu dapat digeser jam belajar mengajar pada jam pelajaran ketiga dan apabila semakin pekat, dapat libur proses belajar mengajar di sekolah sesuai situasi dan kondisi setempat. Demikian, kami ucapkan terima kasih.

DRS HM YUSUF EFFENDI MAP, Kepala Dinas Dikbud Kalsel

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved