Mengungkap Mitos Mengubur Ari Ari Bayi

Sesuai Tradisi Jawa, Prosesi Mengubur Ari-Ari, Kalau Bayi Perempuan Diletakkan Sebelah Kanan Pintu

Dapat dirangkum kegiatan menguburkan ari-air atau plasenta oleh tradisi Jawa yang juga ada di Tanah Banjarbaru ini dilakukan beberapa tahap.

Sesuai Tradisi Jawa, Prosesi Mengubur Ari-Ari, Kalau Bayi Perempuan Diletakkan Sebelah Kanan Pintu
banjarmasinpost.co.id/nurkholis huda
Lokasi dikuburnya ari-ari atau plasenta warga Jalan Trikora Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dapat dirangkum kegiatan menguburkan ari-air atau plasenta oleh tradisi Jawa yang juga ada di Tanah Banjarbaru ini dilakukan beberapa tahap.

Pertama, usai janin lahir, ari-ari dibersihkan oleh petugas kesehatan.

Kemudian ari-ari dimasukkan ke dalam periuk tanah atau orang jawa menyebut kendi. Sebagian ada yang menutup dengan cobek atau tempurung kelapa lalu ditutup.

Nah di atasnya, diberi barang syarat. Barang-barang yang dijadikan syarat ini biasanya berbeda untuk tiap daerah.

Sebagian daerah, ari-ari dikubur beserta kembarannya kemudian kain putih pembungkus mayat, tapi sebagian lainnya juga ada yang mengubur ka nya secara terpisah.

Baca: Kuburan Ari-Ari Diberi Lampu, Warga Landasan Ulin Ini Percaya Bisa Menerangi Jalan Kehidupan Si Bayi

Baca: Biar Pintar & Cantik, Shinta Nuriah Kubur Ari-Ari atau Plasenta Bayinya Bersama Buku dan Benda Ini

Baca: Jadwal Live Streaming Usee TV China Open 2019 Jumat (20/9 Link TVRI Perempatfinal, Marcus/Kevin Main

"Lalu kalau si bayi cewek dan cowok juga beda. Kalau bayinya cewek maka letak lubang ini ada di sebelah kiri pintu utama rumah. Sedangkan bila bayinya laki-laki lubangnya terletak di sebelah kanan," tandas Salimin warga Jawa di Landasan Ulin Banjarbaru.

Namun, baik lubang untuk mengubur ari-ari digali oleh si bapak, kakek, atau saudara laki-laki lain yang paling dekat dengan si bayi.

Malah ada yang menyarankan bahwa si pengubur harus mandi wajib dulu sebelum menguburnya.

Diatas kuburan ari-ari diberi pagar bambu atau simpelnya sekarang ini keranjang dan keranjang diberi lampu.

(banjarmasinpost.co.id /lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved