Berita Tabalong

Tribun Lapangan Bola Kelua terbengkalai, Dinas PUPR Tabalong Anggarkan Tahun Depan Kelanjutanya

Tribun lapangan bola di Kecamatan Kelua tampak terbengkalai. Dinas PUPR merencanakan menngunjungi mes tersebut

Tribun Lapangan Bola Kelua terbengkalai, Dinas PUPR Tabalong Anggarkan Tahun Depan Kelanjutanya
banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Tribun stadion sepakbola di Kecamatan Keluar terlihat terbengkalai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Tribun yang dibangun disamping lapangan sepak bola Kecamatan Kelua tampak belum jadi dan tak terawat. Bangunan berupa semen dan bagian depan terbuat dari kaca ini sudah banyak coretan meskipun belum dicat.

Bangunan memanjang seperti ruko dengan djndjng depan kaca dan tak kurang dari 15 pintu. Bagian atas barulah dibuat seperti tangga yang digunakan untuk tribun duduknya para supporter.

Namun sayangnya bangunan yang terhenti pembangunannya ini kadang digunakan oleh para pemuda nongkrong dimalam hari.

Midhan warga sekitar mengatakan saat malam hari kadang digunakan untuk para pemuda nongkrong, dirinyapun khawatir jika bangunan kosong tersebut digunakan untuk perbuatan melanggar hukum. Sejak mulai dibangun pada 2016 belum pernah digunakan.

Baca: Bengkel Alat Berat di Tapin Selatan Terbakar, Ditaksir Kerugian Miliar Rupiah

Baca: 67 Mahasiswa DIII Politeknik Unggulan Kalimantan Diwisuda, Diharapkan Berkontribusi Membangun Banua

Baca: Temukan Titik Api di HST, AKBP Sabana Atmojo Turun Langsung Padamkan Karhutla

Baca: Meriahkan Harjad Banjarmasin, PDAM Undi 4.044 Pelanggan Teladan

"Rumput lapangan saja belum ada, jadi tidak bisa digunakan untuk pertandingan hanya anak kecil yang sering bermain di lapangan ini dengan menggunakan gawang bambu yang dibuat sendiri," ujarnya.

Midhan juga mempertanyakan tentang bangunan yangvterbuat dari kaca, bukankah rentan jika terdapat dua supporter yang sedang memanas akibat pertandingan.

"Biasanya ada juga pintu masuk dibagian tengah tapi ini tidak ada los seperti toko, tapi mungkin ada desain lain," ujarnya.

Saat ink bangunan juga cukup membahayakan bagi anak anak karena terdapat tangga yang menuju ke atas tribun namun dibagian atas terbuka sehingga jika tidak berhati hati bisa terjatuh.

Belum lama ini lapangan digunakan untuk perkemahan pramuka, sebelum digelarnya acara dilqkukan pengurukan terlebih dulu agar semua lahan rata tidak bergelombang.

Terpisah Kepala Dinas PU M Noor Rifani mengatakan pembangunan tribun di Kecamatan Kelua dimulai pada 2016 dan telah dibangun dengan dua kali anggaran. Terakhir pada tahun 2017 dengan dana sekitar Rp 1 miliar. Berasan anggaran tak jahh berbeda dengan tahap pertama yang juga sekitar Rp 1 miliar.

Pada tahun 2018 sempat terjadi kendala dengan pembebasan lahan karena rencananya akan dibangun pula lapangan atletik.

Namun Dinas Pekerjaan Umum kembali mengusulkan untuk melanjutkan prmbangunan paada tahun 2020.

Baca: Ungkap Hasil Operasi Patuh Intan 2019, Kasatlantas Sebut Pelanggaran Terbanyak Melawan Arus

Baca: Penampakan Mata Thareq Kemal, Putra BJ Habibie yang Selama Ini Ditutupi Layaknya Nick Fury Avengers

Baca: Program Perisai BPJS Ketenagakerjaan Raih Apresiasi Innovation Recognition Award dari ASSA

"Kami usulkan tahun depan bisa dilanjutkan kembali dengan mengajukan permohonan anggaran sekitar Rp 1.2 miliar," ungkapnya.

Pihaknya akan melakukan perbaikan dan penyelesaian pada banguna yang ada dan kemudkan melanjutkannya. Setelah selesai dibangun dan bisa difungsikan bisa dibentuk untuk pengelola sehingga bangunan bisa dirawat baik keamanan dan kebersihannya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved