Berita Banjarbaru

Duta Baca Banjarbaru Ini Rasakan Motivasi dan Inspirasi dari Membingkai Bayang-Bayang

Memasuki era revolusi industri 0.4 jika kita kurang keterampilan dan ilmu pengetahuan maka akan kalah dari pesaing baik di dalam negeri

Duta Baca Banjarbaru Ini Rasakan Motivasi dan Inspirasi dari Membingkai Bayang-Bayang
Istimewa
Ferdy Suryawijaya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Memasuki era revolusi industri 0.4 jika kita kurang keterampilan dan ilmu pengetahuan maka akan kalah dari pesaing baik di dalam negeri maupun dari luar negeri.

Salah satu cara terampil dan kaya pengetahuan adalah banyak belajar antara lain belajar melalui aneka bahan bacaan (buku, majalah, koran, media digital online).

Hal di atas sangat disadari Ferdy Suryawijaya yang begitu gemar membaca di antaranya yang rutin setiap hari yaitu surat kabar alias koran.

"Saya tidak ingin melewatkan pagi tanpa baca koran, utamanya Banjarmasin Post dan Kompas. Selain koran cetak juga koran digital," ungkap alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat 2017 ini.

Melalui koran kita bisa mengetahui apa saja yang terjadi di sekitar kita. Bahkan melalui media digital bisa diketahui dari menit ke menit peristiwa apa yang berlangsung.

Baca: VIRAL SEJAK KAMIS, Video Daging Rendang Berisi Narkoba, BNN Berhasil Ungkap Fakta Sebenarnya

Baca: M Ibnu Haikal dan Maharani Septianti Terpilih Sebagai Duta LAPOR! Apa Itu?

Baca: Pemerintah Bakal Hapus Aturan IMB, Sofyan Djalil: Lebih Banyak Sisi Negatif atau Buruknya

Sedangkan buku yang ia suka di antaranya karya Profesor Sutarto Hadi, Rektor ULM yang berjudul Membingkai Bayang-Bayang.

"Buku tersebut membuat saya termotivasi dan terinspirasi. Salah satu bagian yang saya sukai yaitu halaman 43 tentang presentasi Sutarto untuk mendapatkan dana bagi pembangunan ULM," tukas honorer di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar ini.

Ferdy sejak kecil juga suka baca Buku Pintar Seri Senior karangan Iwan Gayo. Buku inilah yang memotivasinya suka pelajaran IPS, tak heran saat SD ia raih nilai tertinggi IPS.

Ferdy juga gemar membaca buku-buku agama Islam, antara lain tentang cerita Rasul, orang saleh, yang membawanya sukses mendapat nilai tertinggi pelajaran agama mulai SD, SMP hingga SMA.

Hebatnya, Ferdy belajar bahasa Inggris hanya otodidak, belajar sendiri melalui buku yang kemudian diaplikasikan melalui komunitas bahasa Inggris.

Halaman
123
Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved