Berita Regional

Foto Ular Berkaki di Kebakaran Hutan yang Ditemukan TNI Buat Heboh, Begini Penjelasan Ilmiah Ahlinya

Di tengah kejadian kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Riau dan Kalimantan, beredarnya foto bangkai 'ular berkaki' membuat heboh.

Via Kompas.com
Foto Temuan Ular Berkaki di Kebakaran Hutan Buat Heboh, Ahli Sebut Bukan Hal Biasa dan Ada Penjelasan Ilmiahnya 

Pemicu ular berkepala dua

Amir menerangkan, hewan dengan dua kepala sebenarnya sesuatu yang wajar dan sangat mungkin terjadi di dunia hewan.

Kondisi ini bisa dialami semua jenis hewan, tak terkecuali ular.

"Ini (ular berkepala dua) sama seperti manusia kembar siam. Ini karena saat pembelahan sel atau ketika embrio berkembang tidak sempurna," jelas Amir.

Lebih banyak kejadian di penangkaran.

Baca: Foto Kekasih Dodit Mulyanto yang Dipuji Raffi Ahmad Mirip Shandy Aulia, Suami Nagita Slavina: Cantik

Diberitakan AFP, para ahli mengatakan kejadian ular berkepala dua sangat jarang ditemukan di alam liar.

Biasanya mereka sengaja dikembangbiakkan di penangkaran.

Hal ini pun tidak dipungkiri Amir.

Ular kepala dua
Ular kepala dua (tribunpontianak)

Amir menjelaskan, ini karena hewan di penangkaran lebih terkontrol dan termonitor oleh manusia.

Sehingga ketika ada kejadian apapun terkait hewan di penangkaran, tak hanya ular, akan lebih mungkin terpantau dan tercatat.

Selain itu, hewan-hewan di penangkaran jumlahnya sangat terbatas.

Ada kemungkinan, sepasang hewan dari keturunan yang sama akan kawin karena keterbatasan individu dalam penangkaran tadi.

"Karena terbatas, variasi genetik yang dihasilkan di anakan itu rendah. Karena variasi genetik rendah, biasanya kalau kawin terus akan menghasilkan kecacatan seperti itu. Sama dengan manusia kalau kawin incest secara genetik kan tidak baik, ada penyakit muncul, kelainan-kelaian, dan kecacatan," jelas Amir.

Baca: Ciuman Wanita Misterius ke Ariel Noah Saat Ultah Eks Luna Maya, Begini Respons Teman Sophia Latjuba

Amir juga menambahkan, makhluk hidup dengan kelainan seperti ular berkepala dua sulit untuk bertahan hidup di alam liar.

"Inilah kenapa individu (berkepala dua) yang di alam liar lebih sedikit teramati karena sulit untuk survive," jelas Amir.

Amir berkata, makhluk hidup apapun yang memiliki kelainan akan sulit bertahan hidup tanpa intervensi manusia.

"Jadi wajar kalau disebut lebih banyak ular berkepala dua di kandang, karena yang teramati di kandang. Kalau di alam, belum teramati biasanya sudah mati," tutup dia. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Foto Ular Berkaki di Kebakaran Hutan Buat Heboh, Ahli Sebut Hal Biasa dan Ada Penjelasan Ilmiahnya, https://kaltim.tribunnews.com/2019/09/21/foto-ular-berkaki-di-kebakaran-hutan-buat-heboh-ahli-sebut-hal-biasa-dan-ada-penjelasan-ilmiahnya?page=all.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved