Berita Internasional

Kilang Minyak Diserang Drone Arab Saudi dan UEA Minta Perlindungan Pentagon

Amerika Serikat bakal mengirimkan pasukan bala bantuan ke wilayah Teluk atas permintaan dari Arab Saudi dan juga Uni Emirat Arab.

Kilang Minyak Diserang Drone Arab Saudi dan UEA Minta Perlindungan Pentagon
net
kilang minyak arab saudi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON - Kerajaan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab minta bantuan Amerika Serikat menyusul serangan drone ke dua fasilitas kilang minyak Aramco di Arab Saudi.

Amerika Serikat bakal mengirimkan pasukan bala bantuan ke wilayah Teluk atas permintaan dari Arab Saudi dan juga Uni Emirat Arab.

Keputusan untuk mengirimkan pasukan tersebut datang setelah terjadinya insiden serangan terhadap dua fasilitas kilang minyak milik Aramco di Arab Saudi, pada akhir pekan lalu.

Baik Amerika Serikat maupun Saudi menuding Iran berada di belakang aksi serangan yang menyebabkan terganggunya pasokan minyak dunia itu, meski kelompok gerilyawan Yaman, Houthi telah mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Disampaikan Menteri Pertahanan AS, Mark Esper, pengiriman pasukan juga sebagai langkah antisipasi terjadinya eskalasi lebih lanjut di kawasan Teluk, di mana Iran sempat menembak jatuh pesawat drone mata-mata AS dan menahan sebuah kapal tanker berbendera Inggris.

"Demi mencegah eskalasi lebih lanjut, Arab Saudi meminta dukungan internasional untuk membantu melindungi infrastruktur penting milik kerajaan. Uni Emirat Arab juga telah meminta bantuan," kata kepala Pentagon, Jumat (20/9/2019).

"Menanggapi permintaan kerajaan, presiden telah menyetujui penempatan pasukan AS yang akan bersifat defensif (bertahan), dan terutama berfokus pada pertahanan udara dan rudal," tambah Esper.

Sementara ditambahkan kepala staf gabungan Joe Dunford, penempatan pasukan bala bantuan AS kali ini akan lebih bersifat moderat.

Pentagon juga tidak merinci besarnya kekuatan pasukan yang akan dikirim AS ke Teluk, baik dari jenis peralatan maupun jumlah pasukan. Namun disebutkan bahwa jumlah pasukan yang dikirim kurang dari ribuan.

Sebelumnya pekan lalu, serangan drone dan rudal telah menghancurkan dua fasilitas kilang minyak milik perusahaan Aramco di Arab Saudi, pada Sabtu (14/9/2019) dini hari.

Kelompok Houthi di Yaman telah mengklaim serangan tersebut dengan menyebutnya sebagai balasan atas Arab Saudi yang telah terlibat dalam peperangan di negaranya sejak 2015.

(Penulis Agni Vidya Perdana/Kompas)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diminta Arab Saudi, Pentagon Bakal Kirim Pasukan Bantuan ke Wilayah Teluk", https://internasional.kompas.com/read/2019/09/21/13271341/diminta-arab-saudi-pentagon-bakal-kirim-pasukan-bantuan-ke-wilayah.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved