Berita Kabupaten Banjar

Lama Tak Terdengar, Pengidap Kanker Aluhaluh Telah Jalani Operasi dan Begini Kondisinya

Lama tak terdengar kabarnya, pengidap kanker payudara (kiri) dari Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sanah, kini makin membaik

Lama Tak Terdengar, Pengidap Kanker Aluhaluh Telah Jalani Operasi dan Begini Kondisinya
Nurul Habibah untuk banjarmasinpost.co.id
Sanah (kanan hijab cokelat) bersama beberapa pengidap kanker ceria berpose bersama di Rumah Singgah CISC Kalsel, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Lama tak terdengar kabarnya, pengidap kanker payudara (kiri) dari Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sanah, kini makin membaik kondisinya.

Warga RT 03 Desa Simpangarga, Kecamatan Aluhaluh, itu bahkan telah menjalani operasi mastektomi atau pengangkatan sel kanker payudara pada Rabu (18/09/2019) kemarin di Rumah Sakit Umum (RSU) Ulin, Banjarmasin.

"Alhamdulillah kondisimya sudah stabil," ucap Humas Cancer Information Support Center (CISC) Cabang Kalimantan Selatan Eka Yulianda Sari, Sabtu (21/09/2019).

Operasi tersebut berlangsung sekitar lima jam sejak pukul 10.00 Wita hingga 15.00 Wita. Pascaoperasi Sanah menjalani rawat inap untuk proses pemulihan di Ruang Tulip nomor 7.

Perlu waktu lumayan lama bagi Sanah untuk mencapai tahapan akhir bagi penyembuhan penyakitnya itu. Lebih dulu ia mesti beberapa kali menjalani kemoterapi di RSU Ulin Banjarmasin.

Baca: Hikmah Shalat Jumat bagi Rico Ceper, Kaca Mobil Dipecah Maling dan Tas Senilai Rp 14 Juta Raib

Baca: VIRAL SEJAK KAMIS, Video Daging Rendang Berisi Narkoba, BNN Berhasil Ungkap Fakta Sebenarnya

Baca: Masih Usia Muda, Ibu Cantik Ini Malah Lahirkan Anak Kembar 4, Begini Fakta dan Kondisi Sang Bayi

Kemoterapi itu pun tak bisa serta merta dilakukan karena setidaknya kadar hemoglobin (Hb) harus normal atau pada angka sepuluh. Pada 8 Mei 2019 lalu pertama kali Sanah menjalani kemoterapi.

Tiap tiga pekan perempuan berusia 47 tahun itu mesti menjalani kemoterapi. Selama itu pula ia bertempat tinggal sementara di Rumah Singgah CICS Kalsel di kawasan Jalan A Yani Km 5,7 Gang Karya Baru, Banjarmasin.

Selama berada di tempat itu, Sanah mendapat pendampingan dari pengurus CISC Kalsel, termasuk dibantu bahan pangan. Bahkan saat ibu dua anak ini ulang tahun, pihak CISC juga merayakannya meski sederhana guna melengkapi kebahagiaan pengidap kanker payudara stadium empat (kronis) itu.

Sanah menjalani pemulihan di Ruang Tulip RSU Ulin pascaoperasi mastektomi. Kondisinya makin sehat.
Sanah menjalani pemulihan di Ruang Tulip RSU Ulin pascaoperasi mastektomi. Kondisinya makin sehat. (Nurul Habibah untuk banjarmasinpost.co.id)

Anggota keluarga Sanah secara bergantian menemani di Rumah Singgah, paling sering sang suami, Misran. Namun ketika kondisi Sanah telah kian membaik dan bisa beraktivitas sendiri termasuk memasak dan lainnya, sang suami pulang untuk mencari nafkah.

"Bu Sanah sebelumnya sudah menjalani enam siklus kemoterapi per tiga minggu. Setelah itu baru operasi mastektomi," sebut Eka.

Diceritakannya, saat awal sebelum kemoterapi, paru-paru Sanah ketika di-rontgen terdeteksi kondisi kanker telah menyebar (metastase). "Setelah tahapan kemo selesai dan di-rontgen ulang, alhamdulillah paru-paru beliau bersih dari sel kanker," jelas Eka.

Membaiknya kondisi kesehatan Sanah, apalagi telah sukses menjalani operasi mastektomi turut melegakan keluarga besar Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB) yang sejak awal turut membantu melakukan pendampingan terhadap warga Simpangwarga tersebut.

"Alhamdulillah kami sangat senang melihat kondisi sidin (beliau) yang tambah sehat. Alhamdulillah sudah selesai juga operasi pengangkatan sel kanker payudaranya," ucap Nurul Habibah, waket II FKMKB.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved