Kriminalitas Kotabaru

Niat Membuka Lahan Dengan Cara Dibakar, 2 Warga Ini Diringkus Petugas Polres Kotabaru

Setelah sebelumnya satu pelaku penyebab kebakaran Lahan ditangkap Polisi di wilayah Pulau Laut Timur, kini jajaran Polres Kotabaru kembali tangkap dua

Niat Membuka Lahan Dengan Cara Dibakar, 2 Warga Ini Diringkus Petugas Polres Kotabaru
Polres Kotabaru
Agus (19) dan Hadi (20) yang warga Desa Batuah Kecamatan Pamukan Barat dibekuk anggota Polres Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Setelah sebelumnya satu pelaku penyebab kebakaran Lahan ditangkap Polisi di wilayah Pulau Laut Timur, kini jajaran Polres Kotabaru kembali tangkap dua pelaku pembakaran lahan.

Dua pelaku juga menyebabkan terjadinya kebakaran hingga 20 hektar. Peristiwa itu terjadi di wilayah Kampung Dayak Gunung Kirit Desa Batuah rt 5 Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru. Kejadian terjadi pada Kmis (19/9/19) sekitr pukul 16.00 wita sementara duabpelku ditangkap sekitar pukul 19.00 wita.

Dua orang yang diamankan jajaran Polres Kotabaru adalah Agus (19) dan Hadi (20) yang keduanya adalah warga Desa Batuah Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru. Pelku dengam sengaja membakar hutan untuk membuka lahan pertanian untuk betcocok tanam.

Baca: Hasil Lengkap Final China Open 2019 - Inilah Jumlah Wakil Indonesia pada Perempatfinal

Baca: Jelang Timnas U-16 Vs China Minggu (22/9/2019) - Bima Sakti Berharap Penonton Padati SUGBK

Baca: Buntut Gimmick Vicky Prasetyo Melamar Sahila Hisyam, Hal Ini Terjadi Pada Co-host Raffi Ahmad

Namun akibat sangat besar. Sebab, kebakaran yang terjadi menghabiskan 20 ha lahan. Kini keduanya diproses lebih lanjut sesuai pasal tindak pidana pasal 187 ayat 1 KUHP dengan sengaja menimbulkan kebakaran dan membahayakan bagi umum.

Hal itu diakui Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kasat Reskrimnya Iptu Imam Wahyu Pramono SIK, Sabtu (21/9/19). Kini keduanya sedang menjalani proses hukum yang berlaku yang akibatkan kebakaran hutam dan lahan.

"Sudah kita tahan dan barang bukti yang kami amankan berupa mancis dan 2 potongan kayi yang sudah terbakar, " katanya.

Iptu Imam menjelaskan pada hari tersebut, kedua pelaku membuka lahan untuk bertanam jagung seluas 1 hektar 5 hari yang lalu dengan cara di bakar. Api sudah di padamkan namun ada sebagian kayu keras yang tidak mati disiram air hingga api dari kayu keras tertiup angin dan menjalar ke hutan di Gunung Kirit kampung Dayak Desa Batuah.

Api di padamkam dengan cara membikin skat kanal atau pembatas dan disemprot dengan tangki semprot gendong ke arah yag bisa di jangkau. Petugas sempat kesulitan memadmkan apinya.

"Sementara api masih menyala merambat ke atas gunung sehingga meluas menjadi kurang lebih 20 Ha hutan yang terbakar karena tidak ada akses jalan dan peralatan yang memadai untuk mencapai TKP, " katanya.

Api terus dijaga agar tidak meluas dan berhasil dipadamkan ke arah yang bisa di jangkau. Melihat keadaan tersbut, jajaran Polsek dan tim selanjutnya menggiring pelaku dan barang bukti diaman kan di Polsek Pamukan Utara guna proses lebih lanjut.

"Akan kami tindak tegas bagi pelaku yanv membakar lahan dan hutan. Kami juga menekankan kepada masyarakat agar tak membakar lahan dengan cara membakar, dan apabila kami temukan maka kami akan tindak tegas, " tandasnya.
(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved