Berita Banjarbaru

Satpol PP Banjarbaru Amankan Remaja di Bawah Umur, Kedapatan Memiliki Obat Terlarang dan ini

Satuan polisi Pamong praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru mengamankan para remaja yang memiliki obat terlarang dan minuman beralkohol, Jumat

Satpol PP Banjarbaru Amankan Remaja di Bawah Umur, Kedapatan Memiliki Obat Terlarang dan ini
satpol pp kota banjarbaru
Tim satpol PP amankan remaja pemilik obat-obatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Satuan polisi Pamong praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru mengamankan para remaja yang memiliki obat terlarang dan minuman beralkohol, Jumat, (20/9) malam sekitar pukul 21.30 WITA.

Bidang Tibum Tranmas Seksi Operasi & Pengendalian melakukan giat rutin cipta kondisi di wilayah Kota Banjarbaru.

Ada ratusan butir obat terlarang dan minuman beralkohol didapati jajaran Satpol PP Kota Banjarbaru di kawasan Jalan Mentaos Kota Banjarbaru.

Diamankannya barang tersebut berawal saat petugas melaksanakan giat rutin cipta kondisi di wilayah Kota Banjarbaru.

Baca: VIRAL SEJAK KAMIS, Video Daging Rendang Berisi Narkoba, BNN Berhasil Ungkap Fakta Sebenarnya

Baca: Buntut Gimmick Vicky Prasetyo Melamar Sahila Hisyam, Hal Ini Terjadi Pada Co-host Raffi Ahmad

Baca: Hikmah Shalat Jumat bagi Rico Ceper, Kaca Mobil Dipecah Maling dan Tas Senilai Rp 14 Juta Raib

Setelah mengawasi beberapa RTH dan lokasi yang dianggap rawan, petugas mendapati sekumpulan remaja tepat di depan pagar SMAN 2 Banjarbaru.

Satu remaja diantaranya kedapatan membuang kotak ke dalam pagar SMAN 2 yang setelah diperiksa berisi sekitar 144 butir obat terlarang merk 'ketapel', dan ditemukan juga bekas pipet dalam kotak tersebut.

Kasatpol PP Banjarbaru Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal Yanto Hidayat mengatakan para remaja itu sempat mengelak dan mengatakan tidak tahu.

"Namun akhirnya mereka mengakui kalau obat tersebut adalah milik pribadi dari kumpulan remaja itu. Obat itu diketahui milik DW (15)," kata Yanto Hidayat, Sabtu, (21/9).

Sejumlah remaja yang masih dibawah umur ini diamankan berinisial DW (15), RS (17), JM (15), R (17), AC (14), dan MR (18), langsung dibawa ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Yayasan Griya Pemberdayaan Provinsi Kalsel untuk tes urine.

Hasil akhir pemeriksaan, DW (15) ternyata positif menggunakan Amphetamin, Benzo, dan MET.

Menurut pengakuan DW, dia terakhir kali mengunakan obat terlarang pada satu minggu yang lalu.

Pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap orangtua mereka untuk kelanjutan proses lebih dalam lagi.

"Kita berharap, anak di bawah umur ini bisa direhab sehingga bisa sadar dan tidak terjerumus dengan obat-obatan terlarang," lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga akan memastikan jenis obat yang ditemukan itu jenis apa dan efek apa dengan dibawa ke BNN Kota Banjarbaru. (banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved