Berita HSS

Sebelum Terciduk, Pembakar Lahan Sempat Kejar-kejaran dengan Petugas

Jajaran petugas Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) menciduk pelaku pembakaran lahan atas nama Mulyadi (29) warga Desa Sungai Kupang, Kecamatan

Sebelum Terciduk, Pembakar Lahan Sempat Kejar-kejaran dengan Petugas
polda kalsel
aparat saat ciduk pembakar lahan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Jajaran petugas Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) menciduk pelaku pembakaran lahan atas nama Mulyadi (29) warga Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Lelaki ini diciduk petugas setelah kedapatan membakar lahan di Desa Sungai Kupang, Jumat (20/9/2019), sekitar pukul 17.00 Wita.

Sebelum penangkapan petugas sempat kejar kejaran dengan Mulyadi.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia pun dibawa ke Polres HSS,

Kapolda Irjen Yazid Fanani, Sabtu (21/9/2019) siang menbenarkan jajaran Polres HSS telah menciduk seorang pembakar lahan.

Baca: Begini Cara Menjaga Kulit Sehat dan Cerah Saat Usia Makin Tua, Dwi Yunita Perkenalkan Produk Ini

Baca: Kepiluan Merry Setelah Ogah Jadi Asisten Raffi Ahmad, Eks Asisten Suami Nagita Slavina Alami Ini

Baca: Perubahan Roger Danuarta Setelah Nikahi Cut Meyriska Terungkap, Suami Chika Bilang Ini

Baca: Luna Maya dan Syahrini Kompak Tak Hadir di Acara yang Sama, Tragedi Masa Lalu Batal Terulang

Menurutnya yang bersngkutan kedapatan membakar lahan.

Terpisah, Kabid Humas Kombes M Rifai tak menampik jajaran Polres HSS menangkap satu pembakar lahan atas nama Mulyadi.

Waktu itu Jumat (20/9/2019) sore, petugas yang dipimpin Kapolres HSS tengah patroli di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten HSS.

Saat itu anggota patroli karhutla melihat ada kepulan asap, kemudian saat tim mendatangi kepulan asap tersebut terlihat seseorang lari dan langsung dikejar petugas dan berhasil ditangkap.

Belakangan lelaki yang diketahui bernama Mulyadi itu mengaku bahwa dirinya lah yang telah membakar lahan.

Ia membuka lahan seluas 2000 meter² dengan cara dibakar, lahan tersebut akan digunakan untuk menanam jagung dan kacang.

"Petugas temukan 1 (satu) buah mancis bertuliskan CLAS MILD warna putih, 1 (satu) bilah senjata tajam jenis parang, 1 (satu) buah alat semprot merk CBA warna biru kapasitas 16 liter yang berisi air," papar Rifai seraya mengatakan yang bersangkutan dipersangkakan pasal 187 ayat 1 KUHP yakni dengan sengaja menimbulkan kebakaran dan membahayakan bagi umum.

(Babnjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved