Berita Internasinal

Tepati Janji ke Anwar Ibrahim, PM Malaysia Mahathir Bakal Umumkan Tanggal Penyerahan Kekuasaan

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad angkat suara mengenai rencana transisi kekuasaannya kepada Anwar Ibrahim.

Tepati Janji ke Anwar Ibrahim, PM Malaysia Mahathir Bakal Umumkan Tanggal Penyerahan Kekuasaan
via KOMPASA.com
Perdana Menteri terpilih Malaysia Mahathir Mohamad menggelar konferensi pers, Kamis siang (10/5) di Hotel Sheraton, Petaling Jaya, Selangort setelah memimpin koalisi oposisi Pakatan Harapan meraih kemenangan mengejutkan di pemilu Malaysia (9/5/2018).(ST PHOTO: KUA CHEE SIONG) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALA LUMPUR – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan akan menepati janji  mengenai rencana transisi kekuasaannya kepada Anwar Ibrahim.

Perdana menteri yang akrab disapa Dr M itu menyatakan bakal mengumumkan tanggal penyerahan jabatan perdana menteri kepada mantan wakilnya itu.

"Saya akan memberi tahu tanggal pastinya, yang pasti saya akan menepati janji," kata Mahathir seperti dikutip The Star Malaysia, Jumat (20/9/2019).

Politisi berusia 94 tahun itu tidak memberi rincian lebih lanjut apakah tanggal yang dimaksud adalah pada Mei 2020, sesuai kesepakatan koalisi berkuasa Pakatan Harapan.

Baca: 5 Fakta Gojek Dapat Restu Masuk ke Malaysia Sampai Libatkan PM Mahathir, Kalangan Politisi Menolak

Beberapa waktu lalu, Anwar Ibrahim sempat menyampaikan kepada Bloomberg bahwa dia akan menggantikan Mahathir pada 2020.

"Menurut pemahaman bersama, saya akan menggantikan Mahathir sekitar bulan Mei 2020, namun saya tidak terlalu mempersoalkan tepatnya bulan berapa," ucap Anwar, Rabu (18/9/2019).

Rencana suksesi kekuasaan antara Mahathir dan Anwar memang terus menjadi teka-teki terbesar di kancah perpolitikan Negeri Jiran.

Bukan kali pertama Mahathir menjanjikan bahwa Anwar akan menjadi penerusnya di kursi perdana menteri.

Namun Anwar yang sempat diprediksi akan menjadi orang nomor satu di pemerintahan Malaysia pada pergantian milenium, justru mendekam di penjara.

Anwar secara kontroversial dipecat oleh Mahathir sebagai deputi perdana menteri dan menteri keuangan karena tuduhan korupsi dan sodomi pada September 1998.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved