Berita Tanahbumbu

Air Baku PDAM Tanahbumbu Terus Menurun, Distribusi Air Bersih Mulai Terkendala

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tanahbumbu mulai mengalami kendala dalam pendistribusian air bersih.

Air Baku PDAM Tanahbumbu Terus Menurun, Distribusi Air Bersih Mulai Terkendala
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Direktur PDAM Ahmad Sobari S.Sos 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tanahbumbu mulai mengalami kendala dalam pendistribusian air bersih.

Menyusul disebabkan terus menurunnya sumber air baku yang dikelola perusahaan daerah tersebut.

Menurunnya sumber air baku dampak musim kemarau panjang tahun ini membuat pendistribusian air bersih di salah-satu instalasi kota kecamatan (IKK) terhenti total.

"Di Angsana IKK mati, tidak bisa beroperasi. Beberapa kabupaten juga, sistem IKK tidak jalan lagi karena air baku kering," jelas Direktur PDAM Ahmad Sobari melalui telepon genggamnya.

Baca: Bukan Pevita Pearce, Wanita Misterius Cium Ariel NOAH di Kejutan Ulang Tahun Eks Luna Maya

Baca: Ingin Meningkatkan Follower Instagram? Ikuti Enam Langkah Mudah Ini

Baca: Gaji Fantastis Mulan Jameela Saat Jadi DPR RI, Istri Ahmad Dhani Eks Duet Maia Juga Terima Pensiun

Kendati demikian, Sobari menegaskan, terkait distribusi layanan air bersih ke pelanggan tidak bisa dipukul rata.
Karena setiap IKK khususnya di wilayah Kabupaten Tanahbumbu, lokasi berbeda-beda.

"Kalau bicara air baku asin, yang asin kan hanya di Pagatan. Kalau bicara di Batulicin, air belum kering. Jadi tergantung tempatnya," ujar Sobari.

Bila di beberapa IKK yang ada di kecamatan mengalami penurunan sumber air baru, IKK di wilayah Angsana terhenti operasionalnya.

Untuk distribusi air bersih meliputi wilayah Batulicin masih mengalir, karena sumber air baku belum kering.

"Kita tetap berupaya, kalau kurang pompa kami tambah pompa. Bila kurang selang ya ditambah selang," tambah Sobari.

Agar distribusi air bersih ke pelanggan di semua layanan PDAM kembali lancar, ia berharap hujan segera turun di wilayah yang ada IKK.

Beberapa hari lalu telah dilaksanakan salat istisqa atau meminta hujan.

Selain digelar di Pagatan, istisqa juga dilakukan di halaman kantor Pemkab Tanahbumbu.

"Namanya kemarau kan sering datang. Biasanya ada yang tidak sampai kering. Ada siklus tahunan ada yang lima tahunan. Biasalah namanya fenomena alam," tandasnya.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved