Berita Banjarmasin
DPD PDIP Kalsel Hanya Ajukan Dua Nama untuk Diusung Pada Pilkada Kalsel 2020
Pendaftaran dukungan pencalonan sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kalsel pada Pilkada 2020 di DPD PDIP Kalsel berlangsung sepi.
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pendaftaran dukungan pencalonan sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kalsel pada Pilkada 2020 di DPD PDIP Kalsel berlangsung sepi.
Pasalnya, hingga ditutupnya pendaftaran pada Sabtu (21/9/2019), hanya ada dua nama yang akan diajukan DPD PDIP Kalsel ke DPP PDIP.
Satu diantaranya dari eksternal DPD PDIP Kalsel yaitu Ketua DPD Golkar Kalsel, H Sahbirin Noor yang mendaftar sebagai Calon Gubernur.
Sedangkan satu nama lainnya dari internal DPD PDIP Kalsel yaitu H M Rosehan NB yang mendaftar sebagai Calon Wakil Gubernur.
Tak ada nama lain yang secara resmi mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran dukungan pencalonan di partai ini untuk hadapi Pilkada Kalsel 2020.
Baca: Rasakan Dampak Kabut Asap, Ustadz Abdul Somad Sebut Pembakar Lahan Harus Digantung di Monas Ditembak
Baca: Oknum ASN Digerbek Istri Saat Asyik Bersama Wanita Lain Juga ASN di Kamar Hotel, Ini yang Terjadi
Baca: 7 Fakta Video Asusila Mbak Cantik Berseragam PNS di Purwakarta, Ternyata Guru, Keduanya Dipecat
Artinya, meski memperoleh delapan kursi Parlemen Kalsel pada Pemilu 2019 lalu, DPD PDIP Kalsel memilih untuk tidak mengajukan Calon Gubernur sendiri.
Hal ini mensinyalkan niat DPD PDIP Kalsel untuk mendukung penuh pencalonan Petahana Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dan memilih mengambil posisi Calon Wakil Gubernur mendampingi H Sahbirin Noor untuk hadapi Pilkada Kalsel 2020 mendatang.
H M Rosehan NB yang merupakan Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPD PDIP Kalsel nyatakan dua nama tersebut akan segera diajukan ke DPP PDIP dalam waktu dekat.
"Sampai hari ini kami menerima dua berkas, satunya kami dari internal mengajukan sebagai Wakil Gubernur. Mudah-mudahan paket ini bisa disepakati oleh kawan-kawan dan DPP," kata H M Rosehan.
Ia berharap kedua belah pihak bisa segera bersepakat untuk pasangkan masing-masing calon yang didukungnya sehingga bisa lebih awal melakukan sosialisasi ke masyarakat.
"Supaya saat agendakan melamar ke KPU kalau ada kesepakatan nanti, bisa lebih awal melakukan sosialisasi," kata H M Rosehan NB.
Walau demikian, H M Rosehan NB bukan berarti menjadi satu-satunya kandidat Calon Wakil Gubernur yang berpotensi mendampingi Calon Gubernur H Sahbirin Noor yang diusung DPD Partai Golkar Kalsel.
Pasalnya, DPD Partai Golkar Kalsel baru akan membuka pendaftaran dukungan pencalonan posisi Wakil Gubernur pada Rabu (25/9/2019) mendatang.
Diprediksi, pendaftaran akan lebih ramai karena sebelumnya selain dari DPD PDIP Kalsel, ada pula partai lain yang secara tersirat berniat ajukan kadernya sebagai Calon Wakil Gubernur mendampingi H Sahbirin Noor salah satunya dari DPD PAN Kalsel.
Hal ini dibenarkan Ketua Badan Pemenangan Pilkada DPD Golkar Kalsel, H Supian HK.
Menurutnya pihaknya akan membuka lebar pintu pendaftaran dukungan pencalonan sebagai Wakil Gubernur Kalsel bagi semua pihak baik dari partai politik maupun perseorangan.
Soal nama yang berpeluang dan akan dipilih dampingi H Sahbirin Noor nantinya, H Supian HK nyatakan akan menyerahkan keputusan tersebut kepada ketuanya dan DPP Partai Golkar untuk menentukan.
"Itu nanti dipilih oleh Calon Gubernur sendiri dan tentunya mekanisme partai oleh DPP Golkar," kata H Supian HK.
(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/20190921dhody-kanan-ketua-bappilu-dpd-golkar-kalsel.jpg)