Berita Tapin

Larangan Kantongan Plastik Diberlakukan, Perajin Purun Tapin Ini Dapat Order 5 Ribu Tas Jinjing

Kebijakan larang penggunaan kantongan plastik di Tapin berimbas terhadap pengrajin Purun di Candi Laras Selatan (CLS)

Larangan Kantongan Plastik Diberlakukan, Perajin Purun Tapin Ini Dapat Order 5 Ribu Tas Jinjing
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Mariani, perajin anyaman purun di Desa Sungai Rutas, Kecamatan Candi Laras Selatan 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kebijakan penggunaan tas belanja bukan berbahan plastik yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten Tapin berimbas terhadap kalangan perajin anyaman purun.

Mariani, seorang perajin anyaman purun di Desa Sungai Rutas, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin mendapat order lima ribu tas jinjing berbahan purun.

Ketua Kelompok Perajin Keluarga ini mengaku sedang membuat anyaman nama yang akan dipasang di tas jinjing berbahan purun.

"Pesanan ini yang sudah selesai dikerjakan sekitar 3500 buah. Masih tersisa 1500 buah lagi," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (22/9/2019).

Baca: Skor 0-0! Hasil Timnas U-16 Indonesia vs China Kualifikasi Piala Asia, Skor Imbang di Babak Pertama

Baca: Bakal Dibangun di HST, Waduk Pancur Hanau di Perkirakan Dapat Mengairi 15 Ribu Hektare Sawah

Baca: Lelaki Ditemukan Berdarah-darah Setelah Duel di Jalan Sutoyo S Banjarmasin, Akhirnya Tewas di RS TPT

Baca: Pasar Baru Margasari Memprihatinkan, Dijadikan Lokasi Mabuk dan Asusila

Mariani mengaku tas jinjing berbahan purun itu berbeda karena diberi label Kabupaten Tapin sehingga khusus nama label itu perlu anyaman berwarna.

Untuk membuat anyaman berwarna, Mariani mengaku membeli pewarna khusus di pasar Rantau. Harga lumayan mahal, seperempat kilo sekitar Rp 75 ribu.

"Kalau tas jinjing berbahan purun biasa banyak saja. Kalau khusus ada namanya, terpaksa dibuarkan lagi anyaman nama," katanya.

Untuk menyelesaikan orderan tas jinjing berbahan purun, Mariani mengaku melibatkan perajin purun khusus tas jinjing yang tersebar di Kecamatan Candi Laras Selatan.

Sebab, anyaman tas jinjing dengan anyaman nama berbeda perlakukan bahannya. Purun khusus mmebuat tas lebih tipis dan lunak purunnya.

Sedangkan purun bahan membuat nama tidak tipis atau lebih tebal purunkan karena diberi perwarna.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved