Mayat Wanita Tanpa Celana

Mayat Wanita Tanpa Celana di Jalan Sanang Palangkaraya Diduga Korban Pembunuhan, Tubuh Penuh Luka

Kuat dugaan jenazah wanita yang ditemukan tanpa celana dibunuh dan mayatnya dibuang di parit sekitar seratus meter dari Jalan Sanang Palangkarata,

Mayat Wanita Tanpa Celana di Jalan Sanang Palangkaraya Diduga Korban Pembunuhan, Tubuh Penuh Luka
HO/Polres Palangkaraya
Jenazah korban saat dibawa fan diperiksa di ruang jenazah RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, Sabtu (21/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penyidik kepolisian Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga, Sabtu (21/9/2019) malam masih menyelidiki penyebab kematian wanita yang belum diketahui identitasnya yang ditemukan di parit pinggiran jalan Sanang Palangkaraya.

Kuat dugaan jenazah wanita yang ditemukan tanpa busana tersebut dibunuh dan mayatnya dibuang diparit sekitar seratus meter dari Jalan Sanang Kelurahan Sabaru Kecamatan Sabangau Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan, hasil pemeriksaan dokter forensik RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, terdentifikasi pada bagian tubuh korban ditemukan banyak bekas luka diduga tewas akibat dianiaya.

Baca: BREAKING NEWS - Mayat Wanita Tanpa Celana Ditemukan di Semak Pinggiran Jalan Sanang Palangkaraya

Baca: Kapolres Palangkaraya Minta Dokter Forensik Teliti Mayat Wanita Tanpa Celana, Begini Ciri-cirinya

Baca: VIRAL Kakek 63 Tahun Dikubur Hidup-hidup dengan Kain Kafan 5 Hari, Ternyata Tak Hanya Sekali Dikubur

Baca: BREAKING NEWS: Kebakaran di Kurau Utara Kabupaten Tanahlaut, Kakek Ibrahim Terpanggang di Rumahnya

Kapolres Palangkaraya ,mengatakan berdasarkan hasil visum dokter di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, terindikasi korban meninggal sekitar 15 hari yang lalu. Berdasarkan visum di tubuh korban terdapat banyak bekas luka diduga bekas penganiayaan.

“Hasil visum diduga korban meninggal akibat luka akibat tindak kekerasan yang dialaminya. Korban berjenis kelamin perempuan, umur sekitar 25 tahun, tinggi 158 cm, rambut panjang, mengunakan kaos lapis tiga, kaos lengan panjang warna putih berlapis dengan kaos warna hitam, kaos warna biru dan memakai kalung logam dengan tulisan “Dearest”," ujarnya.

Kapolres menegaskan, pihaknya  akan melakukan penyidikan dan penyelidikan secara mendalam untuk mengungkap peristiwa tersebut."

Kami akan mencari tahu identitas jenazah, bagaimana bisa meninggal dan siapa yang melakukan penganiayaan. Semoga  segera diketahui identitas korban," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved