Ekonomi dan Bisnis

Uang Muka Kredit Mobil dan Motor Bakal Turun 10 Persen, Bank Indonesia Bakal Lakukan Ini

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan uang muka (down payment) yang masuk skema loan to value (LTV) untuk pembiayaan properti dan kendaraan

Uang Muka Kredit Mobil dan Motor Bakal Turun 10 Persen, Bank Indonesia Bakal Lakukan Ini
KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES
Petugas memeriksa mobil Toyota Fortuner produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, yang akan diekspor melalui dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan uang muka (down payment) yang masuk skema loan to value (LTV) untuk pembiayaan properti dan kendaraan bermotor. Kebijakan ini berlaku pada 2 Desember 2019 mendatang.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, penurunan uang muka KPR turun sebesar 5 persen dan 5-10 persen untuk kendaraan bermotor.

"BI juga melakukan pelonggaran FTV (financing to value) untuk kredit properti 5%. Uang muka kendaraan bermotor 5-10 persen," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Perlu diketahui, saat ini uang muka pembelian motor secara kredit sebesar 20-25 persen dari nilai kendaraan. Melalui penurunan tersebut, maka ketentuannya akan menjadi 15-20 persen.

Baca: SESAAT LAGI Live Trans7 MotoGP Aragon 2019! Link Live Streaming TV Online Trans 7 MotoGP 2019

Baca: Ancaman September, Air Waduk Riam Kanan Menyusut Pemancing dan Pembudidaya Ikan Cemas

Baca: LINK MOLA TV! Live Streaming TV Online RCTI Timnas U-16 Indonesia vs China Kualifikasi Piala Asia

Sedangkan kendaraan roda tiga atau lebih uang mukanya menjadi 15-25 persen, dari saat ini 25-30 persen.

Pada kesempatan sama, BI juga memberikan potongan uang muka khusus untuk kendaraan bermotor yang berwawasan lingkungan sebesar 5 persen. Tapi belum dijelaskan secara rinci, kendaraan apa yang dimaksud.

Perry menjelaskan, pelonggaran rasio LTV properti serta penurunan uang muka pembiayaan kendaraan bermotor, merupakan bagian dari bauran kebijakan selain penurunan suku bunga sebesar 25 basis points (bps) yang hari ini juga dilakukan.

Berikut rincian aturan pelonggaran makroprudensial BI:

(1) Rasio Loan to Value / Financing to Value (LTV/FTV) untuk kredit/pembiayaan Properti sebesar 5 persen,

(2) Uang Muka untuk Kendaraan Bermotor pada kisaran 5 sampai 10 persen,

(3) Tambahan keringanan rasio LTV/FTV untuk kredit atau pembiayaan properti dan Uang Muka untuk Kendaraan Bermotor yang berwawasan lingkungan masing-masing sebesar 5 persen.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved