Mayat Wanita Tanpa Celana

Kronologi Kasus Pembunuhan Wanita Tanpa Celana di Palangkaraya, Paman Tiba-tiba Nafsu Sama Ponakan

Penyidik Polres Palangakaraya mengungkap kronologis kejadian penemuan mayat wanita tanpa celana hingga mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Kronologi Kasus Pembunuhan Wanita Tanpa Celana di Palangkaraya, Paman Tiba-tiba Nafsu Sama Ponakan
Kolase/Dok Polresta Palangkaraya
Mayat Ika Prihatiningsih (20) yang ditemukan diparit Jalan Jalan Sanang, Kelurahan Sabaru Kecamatan Sabangau Palangkaraya. Pembunuhnya ternyata Suwito Widadno (55) yang terhitung paman sendiri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Polisi akhirnya mampu mengungkap kasus penemuan mayat wanita tanpa busana bernama Ika Prihatingsih (20) yang ditemukan di parit sekitar Jalan Sanang, Kelurahan Sabaru Kecamatan Sabangau Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (21/9/2019).

Polisi menangkap Suwito Widadno (55) pelaku pembunuhan terhadap Ika Prihatiningsih (20) yang tak lain adalah paman korban sendiri.

Keduanya tinggal satu tempat di Jalan Banteng XXIII No.37B Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Penyidik Polres Palangakaraya mengungkap kronologis kejadian penemuan mayat wanita tanpa celana hingga mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Informasi yang diungkapkan pelaku kepada penyidik,  terungkap kronologi kejadian hingga terjadi pembunuhan tersebut.

Baca: 6 Fakta Pembunuhan Wanita Tanpa Celana di Palangkaraya, Pelaku Paman Korban & Celana Dalam Dilepas

Baca: Pembunuh Mayat Tanpa Celana Ditangkap, Terkuak Sang Paman Ingin Perkosa Ponakan Saat Cari Ikan

Baca: BREAKING NEWS : Pembunuh Mayat Wanita Tanpa Celana di Palangkaraya Terkuak, Pelakunya Paman Sendiri

Awalnya, Kamis , (29 /9/2019) korban yang masih terhitung merupakan keponakan pelaku mengajak pelaku untuk mencari ikan.

Pelaku mengiyakan kehendak korban dan membawa korban ke jalan arah Banjarmasin, selanjutnya sekitar pukul 15.00 wib pelaku dan korban berangkat dari rumah di Jalan Banteng XXIII No.37 B.

Keduanya menuju ke tempat kejadian perkara di Jalan Sanang Kelurahan Sebaru Kecamatan Sebangau, mereka berboncengan menggunakan Sepeda Motor milik pelaku.

Setelah tiba pelaku dan korban masuk ke arah semak-semak menyusuri parit sejauh kurang lebih 500 meter.

Pelaku mengaku, tiba-tiba timbul nafsu dan hasratnya terhadap korban, pelaku mendekati dan berusaha memeluk serta mencium korban dari depan.

Halaman
123
Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved