Berita Jakarta

Mahasiswa Penolak UU KPK dan RKUHP Panjat Pagar Memaksa Masuk ke Gedung DPR RI

Mereka memanjat gerbang DPR yang terbuat dari besi. Mahasiswa lainnya tampak menggoyang-goyangkan gerbang DPR RI agar gerbang itu jebol

Mahasiswa Penolak UU KPK dan RKUHP Panjat Pagar Memaksa Masuk ke Gedung DPR RI
(KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA)
Massa pengunjuk rasa yang terdiri dari mahasiswa berbagai universitas memaksa masuk ke dalam gedung DPR, Senin (23/9/2019). Mereka menggoyang-goyangkan pagar besi yang menjulang tinggi agar pintu utama DPR itu jebol. 

BANJARMASINPOST.CO.ID JAKARTA - Sejumlah mahasiswa yang menolak Undang-Undang KPK hasil revisi dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019), bertindak nekat untuk masuk ke halaman DPR.

Pantauan Kompas.com pukul 20.36 WIB, tampak mahasiswa tanpa menggunakan almamater memaksa masuk ke dalam gedung DPR RI.

Mereka memanjat gerbang DPR yang terbuat dari besi. Mahasiswa lainnya tampak menggoyang-goyangkan gerbang DPR RI agar gerbang itu jebol sehingga mereka bisa masuk. 

Kemudian, tampak pula mahasiswa yang menggunakan almamater membuat blokade sendiri.

Baca: Presiden Jokowi Tolak Tuntutan Mahasiswa untuk Cabut UU KPK : Enggak Ada (Penerbita Perppu)

Mereka masih memenuhi dan menutup sepanjang Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Salah satu orator massa yang melihat itu memberi peringatan kepada massa yang hendak masuk ke dalam Gedung DPR.

"Jangan terprovokasi teman-teman, kita satu komando," ujar orator perwakilan mahasiswa melalui mobil komando.

Ia juga mengingat massa aksi untuk tidak mudah terprovokasi dengan adanya massa yang hendak mencoba masuk ke gedung DPR RI.

"Teman, teman mahasiswa jangan terprovokasi. Mohon buat brikade, kita mahasiswa, kasian teman-teman kita nanti datang dari Bali, Bandung, Malang sedih melihat kalian tidak bersemangat," ucapnya.

Baca: Unjuk Rasa Mahasiswa di Gedung DPRD Jabar Ricuh, Water Canon Dibalas Lemparan Botol dan Batu

Seperti diketahui, RKUHP menjadi perbincangan masyarakat karena terdapat sejumlah pasal kontroversial. Mahasiswa telah menggelar aksi unjuk rasa sejak pekan lalu untuk menolak pengesahan RKUHP tersebut.

Pasal-pasal kontroversial tersebut di antaranya delik penghinaan terhadap presiden/wakil presiden (Pasal 218-220), delik penggunaan terhadap lembaga negara (Pasal 353-354), serta delik penghinaan terhadap pemerintah yang sah (pasal 240-241).

Penulis Cynthia Lova/Kompas

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Panjat Pagar, Mahasiswa Memaksa Masuk ke Gedung DPR RI", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/09/23/21254971/panjat-pagar-mahasiswa-memaksa-masuk-ke-gedung-dpr-ri.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved