Berita Tanahlaut

Pagar Lama Masih Kokoh, Pembangunan Pagar Baru Kantor Kecamatan Pelaihari Dipertanyakan Warga

Dibangunnya pagar Kantor Kecamatan Pelaihari membuat warga bertanya-tanya. Padahal menurut warga pagar sebelumnya masih tampak kokoh dan bagus.

Pagar Lama Masih Kokoh, Pembangunan Pagar Baru Kantor Kecamatan Pelaihari Dipertanyakan Warga
banjarmasinpost.co.id/milnasari
Milna pekerja membangun pagar kantor kecamatan Pelaihari, Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dibangunnya pagar Kantor Kecamatan Pelaihari membuat warga bertanya-tanya. Padahal menurut warga pagar sebelumnya masih tampak kokoh dan bagus.

"Padahal yang dulu masih bagus, kok malah dihancur dan dibangun yang baru," ujar salah satu warga Pelaihari, Ardian kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (23/9/2019).

Terlebih pagar menurutnya tak berpengaruh terhadap pelayanan dan berdampak pada masyarakat.

"Kan masih banyak yang bisa diperbaiki atau dibangun selain mempercantik pagar saja," tambahnya.

Memang dana yang dipakai untuk pembangunan pagar menurutnya tak begitu besar yaitu sekitar Rp 600 juta namun nilai itu bisa dimanfaatkan untuk perbaikan fasilitas umum lainnya.

Seperti tampak pada halaman Kantor Kecamatan Pelaihari pekerja mulai membuat pondasi untuk membangun pagar kantor Kecamatan. Pagar sebelumnya pun diroboh untuk diganti dengan yang baru.

Baca: Usai Peresmian DPRD Tapin, Yamani Langsung Tancap Gas Membentuk Alat Kelengkapan Dewan

Sementara Camat Pelaihari A Nopriadi mengatakan pergantian pagar kantornya dilakukan setelah ada usulan dari pihaknya ke Dinas PUPRP Kabupaten Tanahlaut. Perbaikan pagar tersebut terangnya terpaksa dilakukan lantaran pagar kantor yang sudah lapuk.

"Pagarnya sudah tua sekali puluhan tahun, bahkan jauh lebih tua dari bangunan kantor, kan kantor baru dibangun dua tahun lalu," jelasnya.

Pagar sebelumnya ujarnya sudah banyak besi yang berkarat dan dikhawatirkan membahayakan.

Dana sekitar Rp 600 juta tersebut jelasnya tak hanya untuk pembangunan pagar kantor kecamatan namun juga untuk pembuatan taman dan parkir. "Kantor kita tidak ada taman dan tidak ada lahan parkir yang memiliki teduhan jadi kita usulkan itu," ujarnya.

Baca: Hujan Turun, Satgas Karhutla Diminta Waspada, Pagi Bandara Masih Ada Asap, 7 Penerbanganan Terganggu

Menurutnya pembuatan pagar baru tersebut wajar demi estetika kantor dan menyesuaikan dengan bangunan. Dengan   adanya pagar baru, taman dan tempat parkir beratap maka terang Nopri dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

"Bagi yang menunggu kan enak sambil nunggu di taman dan yang parkir juga bisa teduh dan tidak semrawut di depan kantor," ujarnya.

Terkait dana pembangunan kantor yang menurut sebagian warga lebih baik untuk kepentingan lain yang langsung dirasakan masyarakat menurut Nopri Dinas PUPRP tentu sudah memiliki pembagian dana untuk pembangunan jalan, jembatan atau fasilitas lain tanpa mengganggu anggaran lainnya.

"Kita serahkan ke PU saja, mereka tentu sudah ada anggaran tersendiri untuk perbaikan jalan, jembatan atau memperbaiki gedung dan lain-lain, tentu pembangunan pagar takkan mengurangi dana untuk pembangunan langsung ke masyarakat," jelasnya. Banjarmasinpost.co.id/Milna

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved