B Focus Urban Life

Rusunawa untuk Disabilitas, Ketua PPDI Sarankan Perlu Ada Fasilitas ini

Slamet, Ketua Perkumpulan Penyandang Cacat Indonesia (PPDI) Kota Banjarmasin, mengharapkan untuk rumah susun sewa (Rusunawa) baru yang ada di kawasan

Rusunawa untuk Disabilitas, Ketua PPDI Sarankan Perlu Ada Fasilitas ini
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (23/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Slamet, Ketua Perkumpulan Penyandang Cacat Indonesia (PPDI) Kota Banjarmasin, mengharapkan untuk rumah susun sewa (Rusunawa) baru yang ada di kawasan Teluk Kelayan, Banjarmasin Selatan, perlu dilengkapi dengan fasilitas khusus sehingga memudahkan aktivitas mereka.

“Seperti menuju tempat-tempat umum di rusanawa, maka perlu ada guiding blok. Kalau tidak ada kasihan para penyandang tuna netra di rusunawa tersebut,” kata Slamet.

Menurut Slamet, untuk difable yang memakai kursi roda perlu ram di rusunawa.

Pembuatan Ram pun harus standar untuk kaum difable sehingga bisa difungsikan.

Baca: Kamar Rusunawa untuk Disabilitas di Lantai 1, Tarif Sama dengan Warga Normal Rp 450 Ribu Per Bulan

Baca: Bandingkan Gaji Fantastis Sopir Raffi Ahmad dan Hotman Paris, Suami Nagita Kalahkan Seteru Farhat?

Baca: Masa Lalu Kelam Cut Meyriska Hingga Tolak Keinginan Roger Danuarta, Ketakutan Sahabat Marcella Simon

Artinya, dengam ram standar, maka kaum difable itu bisa memutar balik ke lantai atas dengan kursi roda.

“Toilet di kamar rusunawa untuk difable juga perlu ada pegangan sehingga ada pegangan saat pengguna kursi roda mau beralih ke closed,” katanya.

Menurutnya, untuk penyandang tuna netra, tak ada masalah gerak di bangunan rusunawa.

Hanya saja kaum tuna netra itu bermasalah di penglihatan saja.

Jika ada penghuni dari kaum netra di rusunawa, maka guiding blok itu perlu wajib keberadaannya baik berupa huruf braile, tanda-tanda khusus yang timbul atau penunjuk arah.

Misalnya, dalam sekian langkah berjalan di lantai rusunawa itu perlu ada guiding blok.

“Guding blok untuk tuna netra bisa dipasang di dinding rusunawa. Bisa saja penunjuk arah untuk penyandang tuna netra itu berupa ukiran. Tapi harus dikomunikasikan ke penyandang tuna netra,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved