Berita Kalteng

Sosialisasi Perda Kawasan Tanpa Rokok di Sekolah, ini Harapan Kepala MAN Kapuas

Lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas menjadi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kapuas Nomor 4 tahun

Sosialisasi Perda Kawasan Tanpa Rokok di Sekolah, ini Harapan Kepala MAN Kapuas
tribunkalteng.com/fadly
Sosialisasi Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di MAN Kapuas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas menjadi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kapuas Nomor 4 tahun 2016.

Madrasah itu lantas menggelar sosialisasi KTR dan bahaya merokok, belum lama tadi.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan perlindungan bagi non perokok dari bahaya asap rokok.

MAN Kapuas juga ingin melindungi kesehatan masyarakat dari dampak buruk merokok baik langsung maupun tidak langsung, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bebas dari asap rokok.

Baca: Viral Video Tangis Haru Gadis Penjual Kue Odeh-ondeh karena Tak Rela Kapolres Kesayangannya Pergi

Baca: Putra Sulung Jokowi, Gibran Resmi Daftar Kader PDI-P, Tanyakan Pencalonan Dirinya di Pilkada Solo

Baca: Kerusuhan di Wamena: Dipicu Hoaks, Kantor Bupati Dibakar, Warga Mengungsi, Penerbangan Ditunda

Kepala MAN Sriyadi menjelaskan, kawasan tanpa rokok merupakan ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, dan mengiklankan dan/atau mempromosikan rokok.

Di antaranya pada area kesehatan, tempat proses belajar mengajar, dan tempat bermain anak.

"Dan sebagai lingkungan pembelajaran, maka MAN Kapuas masuk dalam KTR,” jelas Sriyadi, Senin (23/9).

Bagi pelanggar Perda itu, lanjutnya, diberikan sanksi berupa pembayaran denda sampai hukuman kurungan penjara dalam jangka waktu tertentu.

Ia berharap seluruh warga madrasah itu mentaati aturan tersebut.

"Sebagai wadah pendidikan, kita bertanggung jawab untuk menciptakan generasi muda yang sehat jasmani," beber Sriyadi.

Sementara pada sosialisasi bahaya merokok, dua siswi madrasah itu, Rahmina Aulia dan Risna Wulandari memaparkan sejumlah macam bahaya merokok bagi kesehatan tubuh.

Di antaranya menyebabkan berbagai penyakit mematikan dan merusak hampir semua organ tubuh.

"Merokok menjadi penyebab adanya kanker paru-paru, meningkatkan kemungkinan serangan jantung, dan berbagai penyakit mematikan lainnya,” terang Rahmina Aulia yang baru saja meraih juara 1 lomba FYRC 3 cabang pengetahuan remaja sebaya dengan topik bahaya merokok.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved