Berita HSS

WAH GAWAT! MTsN Daha Barat HSS Dikepung Api, Warga dan BPK Kewalahan Jinakan Si Jago Merah

Warga Daha Barat, Jalan Baru di Desa Baru Kecamatan Daha Barat Kabupaten Hulu Sungai Selatan dibuat kelabakan

WAH GAWAT! MTsN Daha Barat HSS Dikepung Api, Warga dan BPK Kewalahan Jinakan Si Jago Merah
BPBD HSS untuk Banjarmasinpost.co.id
MTS Babussalam Daha Barat Saat dikepung api, Senin (23/9/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Warga Daha Barat, Jalan Baru di Desa Baru Kecamatan Daha Barat Kabupaten Hulu Sungai Selatan dibuat kelabakan.

Api kembali berkobar di lahan rawa di sekitar MTs Babussalam Daha Barat, Senin (23/9/2019) sejak sekitar pukul 17.00 wita, membuat sekolah tersebut terkepung api.

Namun, berkat kerjakeras para relawan pemadam kebakaran, sekolah tersebut selamat dari lumatan jago merah.‎

Relawan pemadam kebakaran yang sempat kewalahan, bahu membahu melakukan pembasahan di sekitar sekolah, di tengah kesulitan air, karena lokasi cukup jauh dari sumber air.

Informasi yang diperoleh banjarmasinpost.co.id, sejumlah titik api bertebaran di kanan kiri jalan, membuat kondisi jalan juga sulit ditembus, akibat asap tebal dari kebakaran lahan tersebut.

Baca: Mulan Jameela Ditetapkan Sebagai Caleg DPR RI, KPU: Kalau Ada yang Tak Setuju, Sudah Konsekuensi

Baca: TERUNGKAP Isi Surat Terduga Teroris Cilincing, Kepada Orang-orang Kafir dan Murtad

Baca: Olla Ramlan Berpeluang Diusung NasDem pada Pilkada 2020, Kalau Tidak Populer Tidak Diusung

Sejumlah unit BPK pun terus melakukan koordinasi dengan BPK lainnya, agar mengerahkan unit-unit mobil tangki berisi air yang cukup, untuk melakukan pemadaman.

Sejumlah warga pun dibuat panik. Termasuk pengendara motor dan mobil yang melintasi jalan akses di kecamatan Daha Barat tersebut. Sejak sekitar pukul 16.00 wita, kepulan asap mulai terlihat dan membuat warga khawatir melintas di jalan tersebut.

Ramani Nopran, Satgas BPBD HSS yang dikonfirmasi mengatakan, api di sekitar sekolah baru bisa dipadamkan sekitar pukul 19.30 malam ini. "Alhamdulillah tak sampai menyentuh bangunan sekolah," katanya.

Sementara, Kepsek MTS Babussalam Daha Barat Zahratul Hayati mengaku baru bisa kembali ke rumah pukul 21.00 malam ini, karena ikut memantau situasi di sekolah.

Menurutnya, tiap tahun sekolah yang dipimpinnya itu selalu dikepung api tiap musim kemarau.

"Tahun ini karhutla terparah, karena api nyaris menyentuh bangunan sekolah,dan membuat kami para guru was was," katanya kepadabanjarmasinpost.co.id

Meski demikian, jelas dia kegiatan belajar mengajar tetap jalan, namun ada petugas khusus yang memantaukan api di saat anak-anak didiknya belajar. Atas nama kepala sekolah, diapun menyampaikan terimakasih kepada para petugas pemadam kebakaran, serta pihak lainnya yang ikut membantu menyelamatkan bangunan sekolah.

"Semoga Allah membalas jerih payah dan bantuan mereka di dunia dan akhirat,"kata Kepsek mengaku terharu dengan ketulusan para petugas pemadam yang tak kenal lelah. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved