Berita Banjarbaru

Disudutkan Tak Maksimal Tangani Karhutla, Kepala BPBD Banjarbaru Ungkap Peran Masyarakat Peduli Api

BPBD Kota Banjarbaru mengaku telah bekerja maksimal menangani karhutla termasuk memaksimalkan peran masyarakat peduli api (MPA).

Disudutkan Tak Maksimal Tangani Karhutla, Kepala BPBD Banjarbaru Ungkap Peran Masyarakat Peduli Api
Banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Kebakaran lahan di kawasan Guntung Damar, Banjarbaru terpantau dari udara, Senin (27/8/2018) lalu. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU-Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Banjarbaru dan Kabupaten Banjar masih terus terjadi. Bahkan, kabut asap masih sering menyelimuti kawasan Kota Banjarbaru.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru pun terus berupaya memaksimalkan kinerja mereka untuk bisa mencegah Karhutla di wilayah Banjarbaru.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Suriannor Akhmad mengatakan fokus penanganan karhutla di Banjarbaru sudah dilakukan dengan semaksimal mungkin.

"Kinerja kita dibantu oleh 13 Damkar swasta yang tersebar di Banjarbaru yang ikut membantu dan menangani Karhutla," katanya, Selasa, (24/9/2019).

Baca: Kerusuhan Pecah di Depan DPR, Mahasiwa Panjat Pagar, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Massa

Baca: ICW : Janji-janji Penguatan KPK dari Presiden Jokowi Selama Ini Hanya Halusinasi

Baca: Kabut Asap Cukup Parah, Beberapa Sekolah di HSU Pulangkan Siswanya Lebih Awal

Baca: CARA Live Streaming TV Online Persebaya vs Bali United Liga 1 2019 Vidio.com, Link Indosiar

Selain itu, keberadaan para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) di Banjarbaru juga terlibat langsung untuk ikut membantu mencegah dan menangani Karhutla.

Meski pihaknya disudutkan oleh sejumlah pihak terkait kinerja timnya di Lapangan yang menyebut kurang maksimal, namun pihaknya menegaskan sudah bekerja dengan sebaik mungkin untuk menangani Karhutla di Banjarbaru.

Meski dengan kemampuan terbatas itu, pihaknya tetap terus melakukan pencegahan Karhutla dan memaksimalkan timnya di lapangan, termasuk para relawan MPA.

Keberadaan MPA dikatakannya turut membantu untuk pencegahan Karhutla di Banjarbaru. Sehingga, keberadaan mereka sangat membantu kinerja BPBD Banjarbaru.

"MPA yang sudah dibentuk ada di delapan kelurahan yang terbagi di empat kecamatan. Satu MPA di Kecamatan Cempaka, empat MPA ada di Kecamatan Landasan Ulin dan Tiga MPA di Kecamatan Liang Anggang," katanya.

Masing-masing MPA beranggotakan lima anggota, namun karena antusias para masyarakat bergabung di MPA jumlahnya bisa mencapai 15 anggota tiap MPA.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Suriannor Akhmad
Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Suriannor Akhmad (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Untuk delapan kelurahan terdiri atas Sungai Tiung, Syamsudin Noor, Guntung Payung, Guntung Manggis, Landasan Ulin Timur, Landasan Ulin Utara, Landasan Ulin Selatan serta Landasan Ulin Tengah.

Untuk MPA juga sudah dilengkapi dengan satu unit kendaraan roda tiga. Satu buah tandon air, seragam, serta satu unit mesin portable untuk menyemprotkan air.

Baca: Persiapan Krisdayanti Tampung Aurel & Azriel? Ashanty Jual Rumah Mewah, Eks Anang Borong Furniture

Baca: Terkejut Lihat Api Melahap Rumah di Gang Amilin Banjarmasin, Arbainah Meninggal Dunia

Baca: Bertrand Peto Belum Resmi Jadi Putra Ruben Onsu & Sarwendah, Teman Ayu Ting Ting Penuhi Syarat Ini

Para MPA juga dilatih dan membekali mereka dengan teknik penanggulangan kebencanaan. Sehingga saat ada Karhutla bisa langsung ditangani dengan cepat.

Sejauh ini, lokasi yang masih rawan karhutla terjadi di wilayah Landasan Ulin, Liang Anggang dan sebagian di kawasan Cempaka. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved