Berita Kalteng

Gubernur Sugianto Soroti Pejabat Pemprov Kalteng Main Proyek APBD, Ancam Dinonjobkan

Pelaksanaan kegiatan proyek pembangunan yang menggunakan dana APBD di Provinsi Kalimantan Tengah diduga terindikasi berbau KKN.

Gubernur Sugianto Soroti Pejabat Pemprov Kalteng Main Proyek APBD, Ancam Dinonjobkan
(banjarmasinpost.co.id/faturahman)
Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, Jumat (13/9/2019) mengeluarkan surat edaran yang meliburkan sekolah karena kabut asap dampak kebakaran lahan dan hutan di Kalteng makin parah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pelaksanaan kegiatan proyek pembangunan yang menggunakan dana APBD di Provinsi Kalimantan Tengah diduga terindikasi berbau korupsi kolusi dan nepotisme (KKN).

Indikasi ini terungkap karena ada pejabat yang diduga memanfaatkan jabatan untuk mendapatkan proyek.

Hal ini kemudian mengganggu pelaksanaan kegiatan atau tahapan pelaksanaan proyek yang berjalan dengan baik dan sesuai aturan, karena adanya "tekanan" dari sejumlah pihak yang mengaku-ngaku ada beking pejabat di Lingkungan Pemprov Kalteng untuk memuluskan agar dapat proyek.

Hingga, Selasa (24/9/2019) kabar santer tersebut masih jadi perbincangan kalangan rekanan dan panitia proyek pembangunan di Lingkungan Pemprov Kalteng, sehingga jadi perhatian atau sorotan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, yang juga mendapat informasi langsung dari bupati.

Baca: Gubernur Kalteng Soroti Penggeledahan SOPD Oleh Kejari Terkait Proyek Sumur Bor Diduga Dikorupsi

"Ya, saat saya menghadiri kegiatan di Barito Selatan belum lama tadi ada seorang bupati yang ngomong langsung soal itu. Dia mengatakan, ada keluarga pejabat di Pemprov Kalteng di bawah kepala dinas yang mengaku-ngaku keluarga pejabat dengan harapan bisa mudah mendapatkan proyek," ujarnya.

Menurut Sugianto, pihaknya masih menelusuri informasi tersebut, sehingga jika informasi tersebut benar adanya dan pejabat yang bersangkutan terlibat, dia akan mengambil tindakan tegas berupa menonjobkan pejabat yang bersangkutan.

"Kami sudah sering mendapat kabar semacam itu, saya sudah tiga tahun menjabat, kabar itu makim santer terdengar, sehingga jika informasi tersebut benar dan ada hubungannya dengan pejabat yang dimaksud maka akan saya nonjobkan pejabat tersebut," tegasnya. banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved