Berita HSS

Jarak Pandang di Sungai Kupang 10 Meter, Siswa MTs Babussalam Daha Barat Tetap Masuk Sekolah

Kabut asap tebal menyelimuti Jalan Sungai Kupang, akses menuju Kecamatan Daha (Daha Selata, Daha Utara an Daha Barat), Hulu Sungai Selatan

Jarak Pandang di Sungai Kupang 10 Meter, Siswa MTs Babussalam Daha Barat Tetap Masuk Sekolah
FOTO TAUFIK untuk Banjarmasinpost.co.id
Kondisi jalan di Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan Selasa (24/9/2019) pukul 06.00 wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kabut asap tebal menyelimuti Jalan Sungai Kupang, akses menuju Kecamatan Daha (Daha Selata, Daha Utara an Daha Barat), Hulu Sungai Selatan, Selasa (24/9/2019) sejak pukul 07.00 wita.

Ketebalan asap membuat jarak pandangan hanya sekitar 10 meter, membuat pengedara kesulitan menembus jalan, sehingga masing-masing mengendara pelan dan menyalakan lampu utama, baik kendaraan bermotor maupun mobil.

Taufik, salah satu warga yang hendak menuju ke Kecamatan Daha menyatakan merasakan bau khas asap menyengat, meski telah mengenakan masker.

“Jarak pandang hanya sekitar 10 meter. Hari ini terparah untuk ketebalan asap. Biasanya, jarak pandang masih aman, 100 meter. Jadi mengenali pengendara lainnya hanya lewat lampu yang masing-masing dinyalakan pengendara di kendaraannya,” kata Taufik.

Baca: Video Ustadz Abdul Somad Arti Al Faqr: Makin Hari Saya Ceramah, Makin Banyak Orang Ngamuk, Biar Aja

Baca: Video Viral Penampakan Naga di Sungai Kalteng Bikin Heboh, Ada yang Sebut Fenomena Biasa, Faktanya

Baca: Syahrini Datangi Tempat Impian Luna Maya Bersama Reino Barack dan Aisyahrani

Sementara, menyikapi kondisi udara yang buruk, Kepala Dinas Pendidikan HSS Nordiansyah, dikonfirmasi banjaramasinpost.co.id, menyatakan hari ini pihaknya akan membuat surat edaran ke kepsek-kepsek, agar meliburkan siswanya jika kondisi udara sedang buruk seperti hari ini.
“Kami juga melakukan kontak dengan sekolah-sekolah sebelum mengeluarkan surat edaran,”katanya.

Namun, kata Kadisdik, tak semua sekolah harus meliburkan siswa.

Hanya bagi sekolah yang di lingkungan udaranya tak bersih yang disarankan.

“Jadi sifatnya situasional saja,” katanya.

Hampir sebulan lebih wilayah Kabupaten HSS, khususnya di Daha, terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Dampaknya kabut asap pun tiap hari mencemari udara setempat.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved