Berita Banjarmasin

Miliki Ruang Praktik Produksi Film, SMKN 3 Banjarmasin Ingin Tembus Perfilman ASEAN

smkn 3 Banjarmasin kini memiliki ruang praktik produksi film yang pertama kali ada di Kalsel

Miliki Ruang Praktik Produksi Film, SMKN 3 Banjarmasin Ingin Tembus Perfilman ASEAN
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Dr Maman Wijaya, Kepala Kapusbang Film Kemendikbud RI, Dr Maman Wijaya meresmikan ruang praktik produksi film, Selasa (24/9). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Prestasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Banjarmasin sudah tak diragukan lagi di dunia perfilman nasional.

Lewat film pendek fiksi drama komedi Bacakut Pandir dengan sutradara M Rizal tahun 2019, berhasil meraih beberapa penghargaan seperti film terbaik pertama kategori fiksi FLS2N Provinsi Kalsel 2019.

"Juga meraih film terbaik Resonance Short Movie Film Festival, Jogja Film Academy kategori pelajar 2019, runner Up Fian Didaktika Film Festival 2019, Jakarta," kata Plt SMKN 3 Banjarmasin, Dr Syahrir MM sebelum acara peresmian Ruang Praktik Siswa Kompetensi Keahlian Produksi Film, Selasa (24/9/2019).

Selain itu, lanjut dia, film pendek ini juga meraih nominasi Festival Film Pelajar Bandung 2019 dan nominasi Festival Film Surabaya 2019.

Baca: Informasi Razia Sering Bocor, Satpol PP Janji Tumpas Warung Jablay Agar Hilang dari Tanahlaut

Baca: Bebby Fey Akui 6 Kali Diperkosa Genderuwo, Benarkah Bisa Terjadi? Dari Sisi Agama Ini Kata Ulama

Baca: Sosok Ini Ungkap Kondisi Rumah Tangga Laudya Cyntia Bella & Engku Emran? Sebut Cerai & Playboy

Baca: Hasil Akhir Persebaya vs Bali United, Skor Akhir 1-1, Bajol Ijo Peringkat 5 Klasemen Liga 1 2019

"Keberhasilan ini memotivasi kami ingin menembus perfilman di tingkat ASEAN. Film Bacakut Pandir pun diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris," tandasnya.

Apalagi, lanjut dia, dengan diresmikannya ruang praktik siswa kompetensi keahlian produksi film oleh Kapusban Film Kemendikbud RI, Dr Maman Wijaya,, akan menambah motivasi siswa SMKN 3 Banjarmasin membuat karya film lebih baik lagi.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, H Muhammad Yusuf Effendi mengatakan, SMK itu sesuai program keahliannya, sebaiknya ada ruang praktik siswa.

"Karena siswa SMK tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tapi punya keterampilan agar siap pakai di dunia kerja," tandasnya.

Ditambahkan Yusuf, dengan ruang praktik siswa kompetensi keahlian produksi film ini, bisa dimanfaatkan siswa secara maksimal.

"Adanya ruang praktik ini semakin memantapkan kuliatas dan keterampilan siswa di dunia perfiliman," tegasnya.

Kepala Pusat Pengembangan Perfilman (Kapusbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Dr Maman Wijaya mengungkapkan, ruang praktik siswa kompetensi keahlian produksi film ini pertama kali yang diresmikan di SMKN 3 di Banjarmasin.

Baca: Sampaikan 8 Tuntutan, Mahasiswa Desak Gubernur H Sahbirin Noor Mundur Jika Gagal Tangani Karhutla

Baca: Perceraian Arie Untung & Fenita Arie Nyaris Terjadi, Murid Ustadz Abdul Somad Kesal Diminta Berhijab

Baca: NEWSVIDEO : Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina Resmikan RSUD Sultan Suriansyah

"Mudahan menyusul dibangun ruang praktik di SMK lainnya," harapnya.

Selain itu, lanjut Maman, adanya labotarium ruang praktik merupakan tanggung jawab moral siswa, guru dan kepsek untuk.menciptakan karya-karya lebih banyak serta berkualitas.

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved