Ekonomi dan Bisnis
REI Expo 2019 Segera Dibuka, Dua Jenis KPR Subsidi Tersedia Bagi Calon Debitur
Rangkaian persiapan telah dimatangkan DPD REI Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam penyelenggaraan pameran properti terbesar dan terlengkap
Penulis: Mariana | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rangkaian persiapan telah dimatangkan DPD REI Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam penyelenggaraan pameran properti terbesar dan terlengkap, REI Expo 2019.
Pameran yang berlangsung selama lima hari pada 25-29 September ini mengambil tempat di Atrium Duta Mall Banjarmasin, opening ceremony bakal digelar Rabu (25/9/2019) pada pukul 14.00 Wita.
Kepala DPD REI Kalsel Royzani Sjachril menjelaskan, dalam REI Expo ke-15 ini dipasarkan dua jenis skema KPR subsidi dari pemerintah yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).
"Untuk persyaratan secara umum kedua skema KPR subsidi tersebut sama saja. Yang membedakan adalah jenis FLPP yang disubsidi untuk angsurannya flat 5 persen hingga lunas dan maksimal penghasilan Rp 4 juta," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.
Baca: Pengakuan Luna Maya Sedang Didekati Cowok Libra Ariel NOAH Tak Masuk, Faisal Nasimuddin?
Baca: Pengakuan Kakek 63 Tahun Setelah Dikubur Hidup-hidup 5 Hari, Digoda Makhluk Gaib dan Tubuh Terendam
Baca: Hadiah Mobil Mewah Vanessa Angel Buat Heboh, Mantan Ruben Onsu Malah Bagi-bagi Pisang
Sedangkan BP2BT lanjutnya, subsidi diberikan pada uang muka atau DP harga rumah mulai Rp 32-40 juta.
Calon debitur berpenghasilan mulai Rp 4 juta hingga maksimal Rp 6,5 juta.
Pada skema BP2BT, suku bunga angsuran tidak disubsidi dan mengkuti suku bunga yang ditetapkan perbankan penyalur.
Misalnya pada BTN konvensional, suku bunga tahun pertama senilai 10 persen, suku bunga tahun kedua 11 persen, suku bunga tahun ketiga 12 persen, suku bunga tahun keempat dan seterusnya floating dengan tetap memperhatikan batas tertinggi yang ditetapkan pemerintah.
Lalu di perbankan syariah diungkapkan Roy, angsurannya flat selama dua tahun dan berbeda sedikit saja dengan skema FLPP.
Hal yang berbeda dari Expo tahun sebelumnya, di tahun ini pengembang properti luar Kalsel turut serta lebih banyak yakni dari Jakarta dan Yogyakarta.
"Menjadi sesuatu yang positif artinya pangsa pasar Kalsel dan Banjarmasin dilirik. Investor-investor di banua pun bisa berinvestasi dengan beragam pilihan di bidang properti," ujarnya.
Pada REI Expo kali ini juga menjadi motivasi dan suntikan semangat bagi para pengembang lokal, yang mana bertepatan dengan momen keterbatasan kuota KPR Subsidi yang kemudian mendapat tambahan kuota.
Sehingga hal ini harus mampu dimanfaatkan para tenant-tenant yang ikut REI Expo secara maksimal memasarkan unit KPR subsidi.
"Pada akhir tahun ini hingga awal tahun 2020 nanti, debitur siap diakadkreditkan karena tambahan kuota tersedia hingga awal tahun," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ket-foto-suasana-rei-expo-2018-di-duta-mall-banjarmasin-istimewarei-kalsel.jpg)