Revolusi Hijau Dishut Kalsel

Muhyar Cs Lakukan Penyeleksian dan Pengembangan Biji Ulin yang Bermutu, Ini Tujuannya

Muhyar, salah satu pekerja Persemaian Permanen BPTH Kalsel asyik menekuni pekerjaannya, dalam menyeleksi biji Ulin atau Eusideroxylon Zwageri.

Muhyar Cs Lakukan Penyeleksian dan Pengembangan Biji Ulin yang Bermutu, Ini Tujuannya
Humas Dishut Kalsel untuk Banjarmasinpost.co.id
Muhyar, salah satu pekerja Persemaian Permanen BPTH asyik menekuni pekerjaannya, dalam menyeleksi biji Ulin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Muhyar, salah satu pekerja Persemaian Permanen BPTH Kalsel asyik menekuni pekerjaannya, dalam menyeleksi biji Ulin atau Eusideroxylon Zwageri.

Ia tak sendiri, bersama dua rekannya sesama pekerja, mereka menyeleksi tumpukan biji di depannya. Sesekali terdengar humor ringan, candaan terdengar untuk mengurangi kepenatan.

Seleksi biji ini dilakukan untuk mendapatkan kualitas terbaik. Secara umum biji yang diambil untuk proses perkecambahan. Selanjutnya dipilih yang bernas, berisi, sehat dan tidak diserang hama atau penyakit.

Tak mau ketinggalan, Manajer Persemaian, Paidil di sela pekerjaan rutinnya turut berbaur dengan mereka untuk menyeleksi biji.

Dikatakan Paidil, yang dipilih adalah biji yang penampakan tekstur mulus tanpa lubang, massa biji masih berat dan kadar air cukup.

"Tandanya kadar air cukup, saat digoyang-goyang biji bagian dalam tidak koclak," ujarnya.

Untuk memperoleh bibit yang berkualitas, diperlukan proses seleksi ketat. Baik biji maupun saat audah menjadi bibit.

"Seleksi biji ini sebagai salah satu upaya kita untuk mendapatkan benih berkualitas. Dalam artian, jika disemai nanti persentasi kecambahnya tinggi. Indikasinya, saat ditanam bibit dari biji terseleksi ini mampu tumbuh baik dengan tingkat kematian yang kecil," terang Paidil.

Di tempat terpisah, Kepala BPTH Kalsel Ainun Jariah mengatakan proses ini juga dilakukan secara teknis.

Dan kegiatan ini merupakan arahan Kadishut Kalsel Hanif Faisol Nuroflq, saat inspeksi ke lapangan pekan lalu.

"Pak Kadis selalu mewanti-wanti bahwa bibit yang keluar dari Persemaian Permanen BPTH, haruslah bibit yang berkualitas tinggi. Karena tingkat keberhasilan penanaman tentunya akan lebih tinggi jika bibit telah melalui proses seleksi biji," jelas Ainun.

(banjarmasinpost.co.id /lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved