Berita Banjarbaru

Begini Cara Dyah Retno Hingga Bisa Raih IPK Tertinggi Sebagai Apoteker

Dyah Retno Widyastuti berhasil meraih IPK tertinggi dengan nilai 3.99 pada sumpah apoteker angkatan IV Program Studi Profesi Apoteker

Begini Cara Dyah Retno Hingga Bisa Raih IPK Tertinggi Sebagai Apoteker
Banjarmasinpost.co.id/Aprianto
Suasana usai pengambilan sumpah apoteker. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dyah Retno Widyastuti berhasil meraih IPK tertinggi dengan nilai 3.99 pada sumpah apoteker angkatan IV Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lambung Mangkurat, Rabu, (25/9).

"Alhamdulillah, merasa senang sekaligus sangat bersyukur bisa membanggakan kedua orang tua," kata Dyah Retno Widyastuti.

Dirinya juga tidak menyangka akan bisa meraih IPK tertinggi. Sehingga, dirinya merasa bahagia bisa meraih hasil maksimal.

Dikatakannya tidak ada trik khusus. Namun usaha dan kerja keras adalah kuncinya.

"Berusaha sebaik mungkin dan berdoa sebanyak mungkin agar diberikan yang terbaik oleh Allah SWT. Tidak ada trik khusus. Ada tugas kerjakan, ada ujian harus belajar," ujarnya.

Selain itu, ditegaskannya bahwa jangan lupa berikan reward kepada diri sendiri atas usaha yang telah dilakukan dengan menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman atau mengerjakan hal yang disukai.

Baca: Melesetnya Prediksi Hamil Cut Meyriska Hingga ke Rumah Sakit, Ternyata Istri Roger Danuarta Sakit

Baca: Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor Daftarkan Diri Pada Pencalonan Kepala Daerah Partai Nasdem

Baca: Link Live Streaming Inter Milan vs Lazio di Bein Sports 2 Liga Italia Pekan 5, Ini Cara Nontonnya

Setelah lulus profesi apoteker, , dirinya memiliki rencana untuk terlibat dalam pelayanan kefarmasian di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, klinik, atau puskesmas.

Sekadar diketahui, Kegiatan pengambilan sumpah apoteker angkatan IV PSPA FMIPA ULM ini dilaksanakan di Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru ini, Rabu, (25/9).

Ada 39 orang yang menjalani sumpah apoteker angkatan IV PSPA FMIPA ULM.
Mahasiswa yang mengikuti sumpah apoteker ini terdiri dari 12 orang laki-laki dan 27 orang perempuan.

Ketua Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lambung Mangkurat Difa Intannia, M. Farm-Klin., Apt mengatakan mahasiswa yang lulus dengan predikat pujian ada 10 orang, sangat memuaskan 21 orang dan memuaskan sejumlah 8 orang.

Pihaknya mengucapkan selamat kepada tiga lulusan terbaik. Selamat kepada seluruh lulusan dan rasa bangga kepada seluruh lulusan atas pencapaian yang sudah diraih oleh angkatan IV yang mengikuti ujian kompetensi apoteker Indonesia metode CBT.

Para calon apoteker telah menempuh pendidikan yang panjang sejak S1 hingga profesi sampai akhirnya dapat disumpah menjadi seorang apoteker.

"Semoga semua proses yang telah dilalui dapat menjadi bekal untuk menjadi seorang apoteker profesional yang bertanggung jawab. Semoga ilmu yang sudah didapatkan dapat membawa manfaat bagi pribadi, keluarga bangsa dan negara," lanjutnya.

Pengucapan sumpah sebagai seorang apoteker bukanlah akhir, namun merupakan awal bagi sejawat apoteker baru.

Pihaknya berpesan, jadilah seorang profesional kesehatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kemanusiaan, beretika dan bermartabat. Jadilah seseorang yang tidak hanya berilmu tapi juga beriman (Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved