Berita Kabupaten Banjar

Blangko KTP El Masih Seret, di Kabupaten Banjar Malah Cuma Tersisa Segini

Logistik kependudukan dan pencacatan sipil hingga saat ini masih seret, terutama blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El).

Blangko KTP El Masih Seret, di Kabupaten Banjar Malah Cuma Tersisa Segini
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Warga antre mengurus perekaman KTP Elektronik di kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Banjar di Jalan Batuah, Martapura, beberapa hari lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Logistik kependudukan dan pencacatan sipil hingga saat ini masih seret, terutama blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El). Karena itu, penggunaannya sementara waktu hanya untuk kepentingan urgen atau mendesak.

"Masih difokuskan untuk pelayanan urgen seperti untuk pembikinan paspor, umrah dan haji," sebut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Banjar, Kamis (26/09/2019).

Pejabat eselon II di Bumi Barakat ini menuturkan jumlah pemohon masih lumayan banyak. Rata-rata harian pencetakan KTP Elektronik yang dapat dilakukan saat ini cuma sekitar 50 persil. Dulu saat ketersediaan blangko masih banyak, sehari bisa mencapai 200 persil.

Baca: Link Live Streaming TV One Perserang vs Persita Tangerang di Liga 2 2019, Siaran Langsung TVOne

Baca: Luna Maya Dirasuki Makhluk Halus Hingga Meminta Bantuan, Kejadian Mistis Mantan Ariel Saat Syuting

Baca: Tak Hanya Dian Sastro, Nikita Mirzani Soroti Demo RKUHP yang Diikuri Pelajar

Meski begitu pihaknya tetap mengupayakan melakukan pencetakan dengan ketersediaan blangko yang ada. Selain difokuskan pada hal urgen tersebut, pemohon pemula turut diutamakan.

Azwar menuturkan seretnya ketersediaan blangko KTP El dialami seluruh daerah di negeri ini. Pada 10 September lalu pihaknya mendapat pasokan blangko sebanyak 500 persil. Namun setengahnya didistribusikan ke Dinas Dukcapil Kabupaten Kotabaru.

Dijelaskannya, antardaerah diperkenankan saling bantu dengan pertimbangan tertentu. Pada Mei 2019 lalu kami meminjam 500 persil ke Kotabaru. Ketika pihaknya dapat pasokan 500 persil, Dukcapil kenmudian Kotabaru menagih.

Pihaknya kemudian mengembalikan bertahap, sementara dikembalikan 250 persil. "Kondisi terkini, per tanggal 25 September blangko KTP El hanya tersisa 189 keping," sebut Azwar.

Ia mengatakan saat ini pihaknya akan kembali mengajukan permohonan pasokan blangko KTP El ke Dinas Dukcapil Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Sesuai mekanisme, permohonan dari daerah mesti melalui dukcapil provinsi.

"Saat ini pun blangko KTP El di Dinas Dukcapil Provinsi Kalsel juga kosong," tandas Azwar.

Meski blangko KTP El seret, jelasnya, masyarakat tak perlu risau. Pasalnya, pemohon sementara waktu akan dibikinkan surat keterangan (suket) atau KTP sementara. Suket ini memiliki fungsi sama dan bisa digunakan untuk keperluan administratif.

Suket berlaku selama enam bulan. Jika hingga batas waktu tersebut KTP El belum tercetak, maka bisa diperpanjang. Namun biasanya sebelum enam bulan, KTP El telah dapat dicetak.

Kalangan warga Banjar berharap pemerintah mengatasi seretnya blangko KPT El. Pasalnya mereka kurang puas jika hanya diberi Suket. "Rasanya kurang pede saja, ragu kalau-kalau saat digunakan, lembaga lain gak mau atau jadi ribet urusannya," ucap Syamsiar, warga Martapura.

Pekerja swasta ini mengaku heran kini makin banyak kebutuhan masyarakat yang tak terlayani secara memadai. "Dulu gak pernah ada kelangkaan-kelangkaan seperti ini. Sekarang kok sering banget, ya KTP, SIM bahkan BBM hingga kedelai pun kadang langka," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved